Mengadopsi Skema Pembiayaan Perumahan Murah dari Negeri Sakura

BP Tapera menggandeng Japan Housing Finance Agency (JHF) dalam rangka pertukaran informasi terkait penelitian dan program mengenai instrumen keuangan pembiayaan pasar perumahan. Pada awal tahun 2025 ditargetkan pilot project program Flat 35 pembiayaan perumahan di Indonesia.

Yanita Petriella

19 Des 2023 - 00.02
A-
A+
Mengadopsi Skema Pembiayaan Perumahan Murah dari Negeri Sakura

Salah satu rumah subsidi di Jawa Barat. /dok Bisnis

Bisnis, JAKARTA – Berbagai cara dilakukan pemerintah untuk memudahkan kepemilikan hunian di Indonesia. Pemerintah terus berupaya untuk mencapai target zero backlog pada Indonesia Emas 2045 mendatang. Adapun saat ini jumlah backlog kepemilikan rumah di Indonesia merujuk data Susenas BPS mencapai 9,91 juta dan kualitas rumah tidak layak huni mencapai 26,9 juta unit pada 2023. 

Untuk diketahui, backlog adalah kesenjangan antara jumlah rumah terbangun dengan jumlah rumah yang dibutuhkan oleh masyarakat. Backlog dihitung berdasarkan kebutuhan satu unit rumah untuk satu rumah tangga atau kepala keluarga (KK).

Pemerintah sendiri menargetkan permasalahan backlog tuntas pada Indonesia Emas tahun 2045 mendatang. Untuk mencapai target tahun 2045 ini tentu perlu terobosan. Jika tidak, tahun 2045, pada saat Indonesia Emas, 100 tahun Indonesia merdeka, jumlah backlog diperkirakan dapat mencapai 25 juta unit atau 25 juta kepala keluarga tidak memiliki rumah. Adapun untuk mencapai target zero backlog pada 2045 mendatang, pemerintah telah membentuk ekosistem pembiayaan perumahan. 

Salah satu tantangan yang dihadapi dalam penyediaan rumah di Indonesia yakni terkait pembiayaan kepemilikan rumah yang belum dapat diakses oleh semua orang. Berbagai cara dilakukan pemerintah untuk menekan angka backlog perumahan mulai dari program Sejuta Rumah, skema pembiayaan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM), Subsidi Selisih Bunga (SSB), Bantuan Stimulant Perumahan Swadaya (BSPS), Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT), rumah susun (rusun) dan rumah khusus (rusus) melalui Kementerian PUPR, dan lain sebagainya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Yanita Petriella
company-logo

Lanjutkan Membaca

Mengadopsi Skema Pembiayaan Perumahan Murah dari Negeri Sakura

Dengan paket langganan dibawah ini :

Tidak memerlukan komitmen. Batalkan kapan saja.

Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.

Copyright © Bisnis Indonesia Butuh Bantuan ?FAQ
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.