Mengejar Janji Defend ID Masuk Top 50 Industri Pertahanan Dunia

Pemerintah mengonsolidasikan perusahaan industri pertahanan berpelat merah dalam holding Defend ID. Sementara defisit neraca perdagangan peralatan pertahanan dan militer mengalami defisit akut, Defend ID ditargetkan menjadi top 50 perusahaan pertahanan dunia pada 2024.

Fatkhul Maskur

2 Nov 2022 - 21.30
A-
A+
Mengejar Janji Defend ID Masuk Top 50 Industri Pertahanan Dunia

PT Len Industri menggandeng perusahaan Prancis, Thales, dalam pengembangan Radar Ground Controlled Interception (GCI). Kerja sama tersebut ditandatangani pada 17 Mei 2022 di Prancis oleh Direktur Utama Len Bobby Rasyidin dan SVP Latin America & Asia of Thales International SAS, Guy Bonassi. - Foto Defend.ID

Bisnis, JAKARTA - Pemerintah telah mengonsolidasikan perusahaan industri pertahanan berpelat merah dalam holding Defend ID. Sementara defisit neraca perdagangan peralatan pertahanan dan militer mengalami defisit akut, Defend ID ditargetkan menjadi top 50 perusahaan pertahanan dunia pada 2024. 

Defend ID diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo di PT PAL Indonesia, Kota Surabaya, pada Rabu (20/4/2022). Defend ID mencakup lima perusahaan BUMN di bidang pertahanan, mencakup PT LEN Industri (induk perusahaan), serta PT Pindad, PT Dirgantara Indonesia, PT PAL Indonesia, dan PT Dahana.

Presiden mengatakan bahwa peluncuran Defend ID harus dijadikan lompatan bagi industri pertahanan untuk bertransformasi dalam membangun ekosistem yang kuat dan modern. “Membentuk industri pertahanan yang kuat dan mandiri yang mampu bersaing dan menguasai pasar di dalam negeri utamanya dan diperhitungkan di pasar internasional atau pasar global,” ujar Presiden.

Presiden menegaskan bahwa kemandirian industri pertahanan harus segera dibangun di Tanah Air agar sepenuhnya siap memasuki era persaingan baru dan mampu memenuhi kebutuhan pokok untuk menjaga kedaulatan Indonesia. “Kemandirian industri pertahanan harus kita wujudkan bersama-sama, tidak bisa sendiri-sendiri, tidak bisa parsial, enggak bisa. Kita harus perkuat industrinya, kita juga harus bangun ekosistemnya agar tumbuh dan berkembang makin maju,” ujar Presiden.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Fatkhul Maskur
Jelajahi peluang bisnis terpercaya dengan berlangganan
Temukan keleluasaan dan keuntungan maksimal dengan pilihan paket berlangganan eksklusif ini
BERLANGGANAN SEKARANG
Tidak Memerlukan Komitmen, Batalkan Kapan Saja
Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.