Mengintip Peluang Livin' jadi Bank Digital oleh Mandiri

Simak pernyataan Dirut Bank Mandiri (BMRI) Darmawan Junaidi menjawab isu soal Livin' yang dikabarkan menjadi bank digital.

Jaffry Prabu Prakoso

4 Feb 2023 - 10.19
A-
A+
Mengintip Peluang Livin' jadi Bank Digital oleh Mandiri

Nasabah menggunakan aplikasi Livin' by Mandiri. /Bisnis-Himawan L Nugraha

Bisnis, JAKARTA – Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) Darmawan Junaidi buka suara terkait potensi super apps Livin' by Mandiri yang akan spin off menjadi bank digital. 

Nilai transaksi Livin' by Mandiri tembus Rp2.435 triliun sepanjang 2022 atau tumbuh 48,4 persen secara tahunan (year-on-year/YoY).

Kian aktifnya BMRI dalam mengoptimalkan transaksi digital tersebut lantas kembali memunculkan tanya mengenai rencana BMRI dalam melaksanakan spin off Livin' by Mandiri menjadi bank digital. Namun, Darmawan  mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman kajian atas rencana tersebut.


Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) Darmawan Junaidi./Tangkap layar


"Kalau dikaitkan bagaimana livin ke depan, tetap Livin' akan menjadi digital platform untuk retail banking Bank Mandiri. Jadi, belum ada keputusan atas kajian apakah nanti di-spin off atau tetap di Mandiri," jelas Junaidi dalam konferensi pers pada pekan ini.

Bos BMRI tersebut melanjutkan bahwa Livin' akan tetap menjadi satu channel yang akan digunakan perseroan dalam memacu pertumbuhan bisnis pada sektor retail bankin Bank Mandiri. 

"Jadi kalau kita lihat dengan base tabungan, super apps Livin' ini sudah kira-kira memiliki 16 juta monthly active user dan ini sudah bisa generate volume transaksi yang luar biasa yang mudah-mudahan ini akan terus meningkat," pungkasnya. 

Baca juga: Gagal Top Up e-Money Bank Mandiri via Tokopedia? Ini Penyebabnya

Sebelumnya, Darmawan Junaidi sempat menyampaikan peluang Livin' by Mandiri di-spin off menjadi bank digital di hadapan Komisi XI DPR RI pada Rabu (28/9/2022) lalu.

Di samping itu, dia juga menjelaskan bahwa kapasitas transaksi Livin' akan dinaikkan menjadi 50.000 transaksi per detik pada akhir 2022.

Alhasil, sepanjang tahun 2022 Livin' mampu memberikan kontribusi positif dalam menggenjot total dana pihak ketiga (DPK) Bank Mandiri hingga tumbuh 15,46 persen dari Rp1.291,2 triliun di akhir 2021 menjadi Rp1.490,8 triliun di akhir tahun 2022.

“Kehadiran Livin’ dan Kopra by Mandiri juga turut menyumbang pertumbuhan DPK, khususnya dana murah yang signifikan. Ini membuktikan bahwa transformasi digital yang dilakukan Bank Mandiri telah berhasil berkontribusi signifikan terhadap kinerja keuangan dengan tren yang terus membaik,” ujar Darmawan.

Kopra dan Livin Tampung 35 Persen Perputaran Uang

BMRI menjelaskan bahwa hampir 35 persen perputaran uang melalui sistem perbankan terletak pada sistem Kopra dan Livin.

Baca juga: Tren Direksi Mandiri Borong Saham Perseroan Berlanjut

Direktur Treasury dan International Banking Panji Irawan menyebut bahwa total gross transaction value Kopra dan Livin mencapai kurang lebih Rp21.000 triliun sepanjang 2022.

"Rp21.000 triliun rupiah itu equivalen Rp18.500 triliun datang dari Kopra dan sisanya Rp2.500 triliun itu kombinasi antara Livin' dan cabang kita," pungkas Panji pada agenda konferensi pers MIF 2023 di Jakarta, Rabu (1/2/2023).

Panji melanjutkan bahwa apabila ditotal dana Rp18.500 triliun tersebut, kurang lebih sekitar US$1,2 triliun yang berputar di dalam sistem perbankan Mandiri.

Bahkan, jika ditambahkan Livin' dan cabang, jumlahnya mencapai US$1,4 triliun putaran uang secara digital.

"Dan ini kurang lebih sekitar 35 persen dari putaran uang di indonesia melalui sitem perbankan," tambahnya.

Tak berhenti sampai disitu, ke depan Panji menargetkan bahwa angka ini tetap tumbuh pada kisaran 10 persen.

"Kalau tahun ini naiknya saja hampir 10 hingga 15 persen, kami meyakini lah [dapat tumbuh juga pada] level segitu. Jadi masih bisa [sekitar] 10 persen karena kan jangan lupa ini ada banyak bank kita bagian dari ekosistem begitu," tutur Panji.

Untuk diketahui, transaksi digital Bank Mandiri melalui Livin’ dan Kopra by Mandiri tercatat tumbuh signifikan. 

Hingga saat ini, Livin’ by Mandiri telah diunduh lebih dari 22 juta kali dalam kurun waktu 15 bulan terakhir.

Sementara Pertumbuhan pengguna Kopra by Mandiri juga meningkat hampir empat kali lipat dalam satu tahun terakhir menjadi 83 ribu pengguna.

Melalui serangkaian inovasi yang dilakukan dalam setahun terakhir, Livin' by Mandiri tercatat telah melayani lebih dari 1,64 miliar transaksi finansial.

Adapun, nilai transaksi Livin’ by Mandiri selama tahun 2022 telah menembus Rp2.435 triliun atau tumbuh 48,4 persen dari periode tahun sebelumnya. 

Dirut Bank Mandiri Darmawan Junaidi (tengah), bersama Wadirut Bank Mandiri Alexandra Askandar (kiri) dan Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Panji Irawan saat seremoni peluncuran layanan Kopra Mobile App di sela-sela puncak peringatan HUT ke-24 Bank Mandiri pada Mandiri Karnaval 2022, di Senayan Jakarta, Sabtu, (22/10/2022). Dok Bank Mandiri

Pada periode yang sama, wholesale digital super platform Kopra by Mandiri tercatat mengelola Rp18.567 triliun transaksi hingga akhir tahun 2022 atau tumbuh 22 persen secara YoY. 

Platform digital super lengkap yang dinikmati oleh beragam nasabah mulai  dari segmen korporasi, menengah, hingga kecil atau UKM pun telah mampu melayani berbagai kebutuhan transaksi di manapun dan kapanpun. (Alifian Asmaaysi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.