Mengurai Benang Kusut di Energi Hijau

Upaya mencapai target EBT ini seperti jauh panggang dari api. Proyek EBT masih sulit mendapatkan pembiayaan. Kebutuhan investasi yang tinggi tidak seimbang dengan harga jual listrik yang masih rendah.

Redaksi

11 Nov 2023 - 05.00
A-
A+
Mengurai Benang Kusut di Energi Hijau

Di tengah kemelut geopolitik dunia yang kian tak tentu arah, pemerintah masih menghadapi segudang pekerjaan rumah di sektor energi baru terbarukan.

Di sektor panas bumi, misalnya, kendati cadangan energi ini begitu besar di Indonesia, pengembangan infrastruktur masih belum optimal. Persoalan tarif, pendanaan, dan pemanfaatan bersama jaringan tenaga listrik masih menjadi tentangan yang tidak ringan.

Padahal, para pemangku kepentingan di sektor energi dan sumber daya mineral (ESDM) tengah meningkatkan porsi energi baru terbarukan (EBT) menjadi 23%. Target peningkatan porsi EBT tersebut digadang-gadang dapat tercapai pada 2025.

Namun, upaya mencapai target EBT ini seperti jauh panggang dari api. Proyek EBT masih sulit mendapatkan pembiayaan. Kebutuhan investasi yang tinggi tidak seimbang dengan harga jual listrik yang masih rendah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Ibeth Nurbaiti
Anda belum memiliki akses untuk melihat konten

Untuk melanjutkannya, silahkan Login Di Sini

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.