Menilik Kesiapan Indonesia Mengembangkan Nuklir Bersama Rusia

Indonesia telah memulai tahapan eksplorasi uranium sejak 1970-an melalui kerja sama dengan Prancis. Setidaknya dalam kurun waktu 1969–2019, sejumlah daerah sudah dijadikan lokasi eksplorasi.

Ibeth Nurbaiti

12 Jul 2022 - 12.12
A-
A+
Menilik Kesiapan Indonesia Mengembangkan Nuklir Bersama Rusia

Presiden Joko Widodo (kiri) bersama Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) menyampaikan pernyataan bersama di Istana Kremlin, Moskow, Rusia, Kamis (30/6/2022). Dalam lawatan Presiden Jokowi ke Rusia, Presiden Rusia Vladimir Putin menawarkan dukungan kepada Indonesia untuk pengembangan industri nuklir, serta pembangunan transportasi di Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara. ANTARA FOTO/BPMI-Laily Rachev

Bisnis, JAKARTA — Dalam peta jalan transisi energi nasional menuju netral karbon, pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) masuk dalam daftar potensi energi yang akan dikembangkan di Indonesia. 

Kendati belum menjadi prioritas, pemanfaatan teknologi nuklir dinilai bisa menjadi energi alternatif untuk mengejar target net zero emission pada 2060 mendatang. Apalagi dari sisi bahan baku, potensi energi nuklir di Indonesia terbilang sangat melimpah. 

Seperti yang pernah diungkapkan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), sumber daya uranium yang telah diestimasi di Indonesia mencapai 89.000 ton uranium (tU3O8) dan sumber daya thorium mencapai 143.234 ton (tTh). 

Adapun, Indonesia telah memulai tahapan eksplorasi uranium sejak 1970-an melalui kerja sama dengan Prancis. Setidaknya dalam kurun waktu 1969–2019, sejumlah daerah sudah dijadikan lokasi eksplorasi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Ibeth Nurbaiti
Anda belum memiliki akses untuk melihat konten

Untuk melanjutkannya, silahkan login terlebih dahulu

BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.