Menilik Tambang Batu Bara Eks KPC untuk PBNU

KPC merupakan salah satu daftar pemegang PKP2B generasi I bersama-sama dengan delapan perusahaan lainnya, yaitu Adaro Indonesia, Arutmin Indonesia, Berau Coal, Indominco Mandiri, Kendilo Coal Indonesia, Kideco Jaya Agung, Multi Harapan Utama, dan Tanito Harum.

Tim Redaksi

9 Jun 2024 - 13.47
A-
A+
Menilik Tambang Batu Bara Eks KPC untuk PBNU

Aktivitas penambangan batu bara di wilayah tambang yang dikelola oleh PT Kaltim Prima Coal di Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, Propinsi Kalimatan Timur. Istimewa-KPC

Bisnis, JAKARTA — Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) disebut-sebut bakal mengelola tambang milik PT Kaltim Prima Coal (KPC), salah satu entitas usaha PT Bumi Resources Tbk. (BUMI), emiten milik grup Bakrie yang kini dikendalikan bersama-sama dengan grup Salim.

Wilayah Izin Usaha Pertambangan Khusus (WIUPK) yang akan diberikan kepada salah satu ormas Islam terbesar di Tanah Air itu merupakan lahan tambang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B), yang merupakan penciutan dari konsesi kontrak karya (KK) yang sudah dikembalikan kepada negara dan belum berbentuk WIUPK.

“Salah satu yang mau saja jelaskan [soal] pemberian [lahan tambang] ke PBNU adalah [tambang batu bara] eks KPC,” kata Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Investasi, Jumat (7/6/2024). 

PBNU, kata Bahlil, telah membuat badan usaha dan mengurus WIUPK di Kementerian Investasi/BKPM. “Kalau [WIUPK] NU sudah jadi. Sudah berproses,” ujarnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Ibeth Nurbaiti
Jelajahi peluang bisnis terpercaya dengan berlangganan
Temukan keleluasaan dan keuntungan maksimal dengan pilihan paket berlangganan eksklusif ini
BERLANGGANAN SEKARANG
Tidak Memerlukan Komitmen, Batalkan Kapan Saja
Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.