Menjaga Suluh Investasi Migas Tetap Menyala

Gairah investor untuk masuk ke bisnis hulu migas juga masih tinggi, yang terlihat dari realisasi investasi hulu migas Indonesia per Oktober 2022 sudah mencapai US$9,2 miliar, atau 70 persen dari target US$12,1 miliar pada tahun ini.

Ibeth Nurbaiti

26 Nov 2022 - 01.00
A-
A+
Menjaga Suluh Investasi Migas Tetap Menyala

Salah satu kawasan hulu minyak dan gas bumi. Satuan Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mencatat setidaknya ada 128 cekungan yang dimiliki Indonesia, tetapi yang berproduksi baru mencapai 20 cekungan. Ini tentunya menjadi peluang bagi Indonesia untuk meningkatkan investasi migas Tanah Air. Dok. SKK Migas

Bisnis, JAKARTA — Di tengah kian kuatnya dorongan dan dukungan dunia internasional untuk Indonesia mengakselerasi transisi energi dengan menggencarkan pemanfaatan energi baru dan terbarukan demi mengejar target nol emisi karbon, komitmen pemerintah untuk mengungkit investasi di sektor hulu minyak dan gas bumi masih belum pudar.

Terlebih, ada target besar yang harus dicapai dalam 8 tahun ke depan, yakni produksi siap jual (lifting) minyak bumi 1 juta barel per hari (bph) dan gas 12 miliar standar kaki kubik per hari (Bscfd) pada 2030 nanti.

Baca juga: Paradoks Transisi Energi, Gas Melimpah tetapi Seret Investasi

Ditambah lagi, konsumsi migas Indonesia hingga 2050 nanti diproyeksikan bakal terus meningkat. Baik dalam skenario Business As Usual (BAU), Electric Vehicle (EV), maupun New Renewable Energy (NRE), volume konsumsi migas nasional masih akan tinggi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Ibeth Nurbaiti
Anda belum memiliki akses untuk melihat konten

Untuk melanjutkannya, silahkan login terlebih dahulu

BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.