Menyimak Langkah Transisi Ekonomi Hijau G20

Pelaku industri dinilai perlu melakukan pengukuran emisi yang dikeluarkan sehingga dapat melakukan penataan serta penentuan strategi ke arah lebih hijau.

Rustam Agus

4 Apr 2022 - 14.30
A-
A+
Menyimak Langkah Transisi Ekonomi Hijau G20

Ilustrasi industri hijau / Istimewa

Bisnis, JAKARTA – Transisi ekonomi hijau kini jadi perhatian global sehingga menjadi salah satu agenda prioritas Presidensi G20 Indonesia tahun ini.

Apalagi negara-negara G20 diketahui menyumbang sekitar 75 persen dari permintaan energi global sehingga punya tanggung jawab besar dalam mendorong pemanfaatan energi bersih di seluruh sektor.
 
Indonesia sendiri terus mendorong transisi energi melalui peralihan energi fosil ke Energi Baru dan Terbarukan (EBT) sebagai langkah penyiapan industri hijau yang kompetitif dan berdaya saing pada masa depan.
 
Pemerintah telah menetapkan target penggunaan EBT sebesar 23 persen di energi primer pada 2025. Pada akhir 2021 bauran EBT telah mencapai 11,7 persen.
 
Selanjutnya Indonesia turut berkomitmen mengurangi emisi karbon sebesar 29 persen sampai 41 persen pada 2030 serta mencapai netralitas karbon (Net Zero Emission/NZE) pada 2060 atau lebih cepat dengan dukungan internasional. Sejumlah negara lain juga cenderung mencanangkan capaian NZE pada tahun 2050 dan 2070.

Target tersebut disesuaikan dengan kondisi negara masing-masing dan bagaimana seluruh negara di dunia bisa bekerja sama, serta berkolaborasi untuk mengakselerasi berbagai program yang ada untuk mencapai netralitas karbon.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Rustam Agus
company-logo

Lanjutkan Membaca

Menyimak Langkah Transisi Ekonomi Hijau G20

Dengan paket langganan dibawah ini :

Tidak memerlukan komitmen. Batalkan kapan saja.

Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.

Copyright © Bisnis Indonesia Butuh Bantuan ?FAQ
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.