Free with Login

Menyulap Bekas Tambang Menjadi Lahan Pertanian Terpadu

Dengan pemanfaatan dan pengelolaan yang baik, lahan bekas tambang tersebut bisa diubah menjadi lahan pertanian yang produktif. Hal itulah yang dilakukan PT Pertamina EP Sangasanga Field (PEP Sangasanga Field).

Ibeth Nurbaiti

26 Nov 2022 - 10.30
A-
A+
Menyulap Bekas Tambang Menjadi Lahan Pertanian Terpadu

Melalui program Pertanian Terpadu Sistem Inovasi Sosial Kelompok Setaria (Tante Siska), PT Pertamina EP Sangasanga Field (PEP Sangasanga Field) berhasil menyulap lahan bekas tambang menjadi lahan pertanian terpadu. Dok. Pertamina EP

Lahan bekas tambang batu bara di Desa Sarijaya, Kecamatan Sangasanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur dipastikan bisa menjadi lahan tidur yang tidak berguna karena sudah tidak produktif lagi.

Sebagai gambaran saja, dari data yang diungkapkan Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kalimantan Timur baru-baru ini, terdapat sekitar 149 lubang bekas tambang dengan luas 256.000 hektare yang dihasilkan dari 25 konsesi perusahaan tambang di kawasan Ibu kota negara (IKN) Nusantara.

Namun, dengan pemanfaatan dan pengelolaan yang baik, lahan bekas tambang tersebut bisa diubah menjadi lahan pertanian yang produktif. Hal itulah yang dilakukan PT Pertamina EP Sangasanga Field (PEP Sangasanga Field). 

Baca juga: Menjaga Suluh Investasi Migas Tetap Menyala

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Ibeth Nurbaiti
Anda belum memiliki akses untuk melihat konten

Untuk melanjutkannya, silahkan login terlebih dahulu

BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.