Mewaspadai Banjir Impor Beras Tekan Harga Gabah Petani

Indonesia bakal impor 3 juta ton beras dimana 1 juta ton akan didatangkan dari India, sedangkan 2 juta ton sisanya dari Thailand. Rencana tersebut ditolak berbagai pihak karena akan berdampak pada GKP petani.

Dwi Rachmawati

9 Jan 2024 - 19.44
A-
A+
Mewaspadai Banjir Impor Beras Tekan Harga Gabah Petani

_aktivitas_perdagangan_beras_di_pasar_induk_cipinang_ bisnis: dwi rachmawati2

Bisnis, JAKARTA – Hingga saat ini, Indonesia masih dihantui persoalan produtivitas beras dan ketahanan pangan. Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat melontarkan janji melakukan swasembada beras saat menjabat di periode pertamanya tahun 2014 – 2019. Kala itu, telah menargetkan Indonesia bisa swasembada pangan khususnya untuk 3 jenis produk pertanian meliputi padi, jagung, dan kedelai (pajale) dalam 3 tahun.

Dari ketiga makanan pokok tersebut, swasembada beras dinilai jadi yang paling mudah, sementara kedelai adalah yang tersulit dari sisi besarnya ketergantungan impor. Namun hingga menjelang berakhirnya periode keduanya, swasembada ketiga komoditas tersebut masih jauh panggang dari api. Untuk mendukung tercapainya swasembada pangan, Jokowi menargetkan pembangunan 61 bendungan hingga 2024 untuk memaksimalkan penyediaan irigasi lahan pertanian. 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sepanjang 2022, luas panen padi mencapai sekitar 10,45 juta hektare atau mengalami kenaikan sebanyak 0,39 persen dibandingkan tahun 2021. Sementara itu, produksi padi di tahun 2022 mencapai sebesar 54,75 juta ton Gabah Kering Giling (GKG). 

Jika dikonversikan menjadi beras, maka produksi beras tahun 2022 mencapai sekitar 31,54 juta ton atau naik sebesar 0,59% dibandingkan dengan produksi beras tahun 2021.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Yanita Petriella
company-logo

Lanjutkan Membaca

Mewaspadai Banjir Impor Beras Tekan Harga Gabah Petani

Dengan paket langganan dibawah ini :

Tidak memerlukan komitmen. Batalkan kapan saja.

Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.

Copyright © Bisnis Indonesia Butuh Bantuan ?FAQ
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.