Free

Momentum di Kancah Internasional

Kita berharap momentum peran aktif Indonesia di kancah internasional dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh pemerintah dan pelaku bisnis untuk mendorong roda ekonomi nasional bergerak lebih kuat dan cepat.

Redaksi

14 Nov 2022 - 09.00
A-
A+
Momentum di Kancah Internasional

Bendera peserta negara-negara G-20. - Foto BisnisIndonesia.

Bisnis, JAKARTA - Dalam beberapa pekan terakhir, fokus pemerintah lebih tertuju pada upaya menjalankan perannya di kancah internasional.  Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri secara langsung konferensi tingkat tinggi (KTT) Asean + 3 di Kamboja. Selain itu, Indonesia juga akan menjadi tuan rumah untuk perhelatan KTT G20 yang akan berlangsung di Bali pekan ini.

Dua ajang pertemuan tinggi tersebut sangat penting dan strategis bagi Indonesia. Dari tataran hubungan internasional, peran aktif Presiden Jokowi telah meningkatkan posisi dan peran Indonesia sebagai aktor kunci hubungan antarnegara.

Negara kita dan negara lainnya, tentunya, sangat berkepentingan dalam berkolaborasi erat dan bekerja sama untuk menghadapi tantangan ekonomi kawasan dan menciptakan pertumbuhan yang stabil. Di kawasan Asia Tenggara, kita mendukung gagasan Presiden Jokowi agar tercipta penguatan fiskal demi stabilitas keuangan masing-masing negara anggota Asean.

Di lain sisi, dukungan dan peran lembaga keuangan internasional dalam merespons dan meminimalkan dampak krisis itu sangat penting. Hal ini terutama harus dilakukan melalui berbagai instrumen keuangan yang fleksibel.

Kita juga sepakat dengan gagasan Presiden Jokowi bahwa perdagangan dunia harus diatur dengan mempertimbangkan hak pembangunan negara berkembang. Sejauh ini, negara berkembang kurang didukung dan terkesan dihambat ketika ingin menerapkan kebijakan penghiliran produk-produk sumber daya alamnya.

Tak hanya gagasan, Indonesia pun telah berpartisipasi aktif dalam mendorong kemitraan secara bilateral maupun lingkup kawasan Indo-Pasifik. Kawasan ini merupakan wilayah yang strategis, tidak luput dari rivalitas, sehingga membutuhkan kerja sama yang konkret.

Selama setahun terakhir Indonesia memimpin Presidensi G20. Kita melihat pemerintah cukup aktif mendorong kerja sama antar-20 negara besar dan memiliki pengaruh ekonomi tersebut. 

Kita mengapresiasi konsistensi dan kekukuhan sikap Presiden Jokowi dalam mengupayakan perdamaian dan mendorong langkah-langkah penyelesaian konflik Rusia dan Ukraina. Bahkan, Presiden hadir langsung di wilayah konflik dan bertemu dengan kedua pemimpin negara tersebut.

Tak hanya konflik di Rusia dan Ukraina, kepemimpinan Indonesia juga terlihat dalam inisiatif-inisiatif G20 untuk mengatasi pandemi Covid-19 dan dampaknya, krisis pangan, krisis energi, dan keuangan. 

Puncak KTT G20 yang akan berlangsung pada pertengahan pekan ini pun menjadi momen-tum Indonesia menunjukkan perannya di mata internasional. Arah politik luar negeri kita yang bebas aktif pun akan makin diakui dunia.

Di sisi domestik, penyelenggaraan KTT G20 ini pun memiliki dampak ekonomi yang cukup besar. Pemerintah memperkirakan kontribusi G20 mencapai US$533 juta atau sekitar Rp7,5 triliun terhadap pendapatan produk domestik bruto (PDB) Indonesia tahun 2022. Selain itu G20 turut mengerek konsumsi domestik hingga Rp1,7 triliun. 

Hal ini juga akan membangkitkan serapan tenaga kerja hingga lebih dari 33.000 orang di berbagai sektor usaha. Tak hanya menggairahkan perekonomian di Bali dan sekitarnya, KTT yang dihadiri 17 kepala negara dan 3.443 delegasi dan ribuan pebisnis serta, aktivis LSM, utusan lembaga internasional, jurnalis, observer ini turut meningkatkan kepercayaan internasional terhadap negara kita. 

Indonesia juga masih dinilai sebagai tempat investasi yang strategis. Ajang B20 Investment Forum yang diselenggarakan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia telah menghasilkan 18 perjanjian kesepakatan investasi senilai US$5 miliar atau sekitar Rp 75 triliun dari 11 negara.

Kita berharap momentum peran aktif Indonesia di kancah internasional ini dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh pemerintah dan pelaku bisnis untuk mendorong roda ekonomi nasional bergerak lebih kuat dan cepat. (*)


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Redaksi

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.