Nasib Industri Tekstil RI di Pusaran Gelombang PHK

Gelombang PHK di industri tekstil dan produk tekstil terus terjadi bahkan hingga tahun berjalan 2024. Berdasarkan laporan Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara, tercatat sebanyak 10.800 pekerja tekstil dari lima pabrik terkena PHK pada periode Januari—Mei 2024.

Afiffah Rahmah Nurdifa

6 Jun 2024 - 19.03
A-
A+
Nasib Industri Tekstil RI di Pusaran Gelombang PHK

Proses penjahitan produk tekstil di pabrik PT Pan Brothers Tbk. - Foto Panbrotherstbk.com

Bisnis, JAKARTA — Industri tekstil di Tanah Air masih dihadapkan pada situasi sulit, mengingat sejumlah kebijakan dinilai justru melemahkan eksistensi industri padat karya ini. Jangankan menyerap tenaga kerja baru, untuk mempertahankan pekerja yang ada saja pelaku usaha sudah sangat kewalahan.

Tak heran jika gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di industri tekstil dan produk tekstil (TPT) terus terjadi bahkan hingga tahun berjalan 2024. Berdasarkan laporan Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN), tercatat sebanyak 10.800 pekerja tekstil dari lima pabrik terkena PHK pada periode Januari—Mei 2024.

Menurut Presiden KSPN Ristadi, pesanan tekstil di pabrik lokal masih lemah, bahkan ada pabrik yang akhirnya tutup karena tidak ada orderan sama sekali. Kondisi ini makin berat mengingat pasar ekspor pun masih dalam tren menurun.

“Yang lokal karena pasar dalam negeri dipenuhi oleh barang-barang tekstil impor, khususnya dari China, sehingga produk tekstil dalam negeri tidak bisa laku karena kalah harga jual,” kata Ristadi kepada Bisnis, Kamis (6/6/2024).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Ibeth Nurbaiti
Jelajahi peluang bisnis terpercaya dengan berlangganan
Temukan keleluasaan dan keuntungan maksimal dengan pilihan paket berlangganan eksklusif ini
BERLANGGANAN SEKARANG
Tidak Memerlukan Komitmen, Batalkan Kapan Saja
Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.