Negara dengan Populasi Kendaraan Listrik Terbanyak di Dunia

China adalah negara dengan populasi kendaraan listrik terbesar di dunia, mencakup 50% dari total mobil listrik yang ada di dunia.

Redaksi

28 Feb 2024 - 15.09
A-
A+
Negara dengan Populasi Kendaraan Listrik Terbanyak di Dunia

Ilustrasi mobil listrik. Sumber: Canva

Bisnis, JAKARTA — Seiring dengan tren penggunaan kendaraan ramah lingkungan, kendaraan listrik yang dilabeli zero emission kian diminati, baik di dalam negeri maupun di pasar global.

Kendaraan listrik menghasilkan lebih sedikit gas emisi jika dibandingkan dengan kendaraan berbahan bakar lain, misalnya bensin dan solar. Oleh karena itu, peningkatan penggunaan kendaraan listrik akan menjadi salah satu langkah penting mengurangi emisi karbon.

Banyak negara yang telah memaksimalkan konsumsi kendaraan listrik. Hal ini didorong oleh kesadaran menjaga lingkungan dan andil pemerintah yang mendukung penggunaan kendaraan listrik.

Menurut International Energy Agency (IEA) dalam laporan Global EV Outlook 2023, berdasarkan gabungan dari mobil jenis Battery Electric Vechile (BEV) dan Plug-in Hybrid Electric Vechile (PHEV), China adalah negara dengan mobil listrik terbanyak di dunia.

China adalah yang terdepan, dengan lebih dari 50% dari total penjualan mobil listrik di dunia. Artinya, lebih dari setengah kendaraan listrik yang ada di dunia berada di China.

Baca Juga:

Sebab-sebab Pasar Mobil Listrik Dunia 2024 Diproyeksi Tumbuh Melambat

Daftar 10 Pabrikan Mobil Listrik Paling Laris Sejagat

9 Mobil Listrik Paling Laris di 2023

Insentif Fiskal Kembali Ditabur, Pasar Mobil Listrik Makin Subur

Sederet Insentif Sambut Mobil Listrik Vinfast

Jumlah kendaraan listrik di Negeri Tirai Bambu tersebut sebanyak 13,8 juta unit. Angka itu terdiri atas 10,7 juta mobil jenis BEV dan 3,1 juta mobil jenis PHEV pada tahun 2022.

Banyaknya jumlah kendaraan listrik di China ini mengalahkan jumlah akumulasi kendaraan listrik di Eropa yang berjumlah 7,8 juta unit, yakni 4,4 juta berjenis BEV dan 3,4 juta berjenis PHEV.

Posisi Eropa lalu disusul oleh Amerika Serikat pada posisi ketiga yang hampir menyentuh 3 juta unit kendaraan listrik pada 2022, dengan rincian 2,1 juta mobil berjenis BEV dan 900.000 mobil berjenis PHEV.

Menurut IEA banyaknya populasi mobil listrik di China tak luput dari dukungan kebijakan pemerintahnya, serta kemampuan pelaku industri dalam menekan harga mobil listrik.

Tipe BEV dan PHEV

Perbedaan dari mobil listrik tipe BEV dan PHEV adalah BEV menggunakan energi baterai sebagai satu-satunya penggerak, yang dapat diisi ulang baik dengan jaringan listrik rumah maupun di stasiun pengisian (charging station).

Adapun, mobil listrik tipe PHEV adalah mobil listrik dengan dua jenis mesin penggerak, yaitu mesin konvensional berbahan bakar bensin ditambah mesin BEV yang menggunakan baterai.


(Reporter: Muhammad Fauzan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Emanuel Berkah Caesario

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.