Normalisasi Defisit APBN 2023, Saat Pengusaha Bersikap Realistis

Kalangan pengusaha menilai bukan perkara mudah agar defisit APBN pada 2023 berada di bawah 3 persen. Jika pemerintah bersikukuh mengejar target defisit APBN di bawah 3 persen, pengeluaran harus ditekan dengan ketat.

Saeno

18 Apr 2022 - 14.23
A-
A+
Normalisasi Defisit APBN 2023, Saat Pengusaha Bersikap Realistis

Ilustrasi - Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Ketua DPR RI Puan Maharani saat pengesahan UU APBN 2022./Bisnis

Bisnis, JAKARTA – Semangat pemerintah untuk menekan defisit APBN tahun depat di angka 3 persen direspons kalangan pengusaha secara realistis. Mereka menilai bukan perkara mudah membuat defisit APBN pada 2023 berada di bawah 3 persen. Jika pemerintah bersikukuh mengejar target defisit APBN di bawah 3 persen, pengeluaran harus ditekan dengan ketat. 

Kalangan pengusaha memilih bersikap realistis dengan melihat kondisi perekonomian yang masih diliputi suasana ketidakpastian. Situasi ketidakpastian yang masih terjadi akan memaksa pemerintah untuk melakukan penyesuaian di sana-sini.

 “Yang jelas ketidakpastiannya tinggi, lihat dari harga minyak dari harga US$63 jadi US$120 per barel itu udah banyak banget, mau gak mau pemerintah harus melakukan penyesuaian-penyesuaian,” ujar Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani terkait kondisi saat ini.

Hal itu disampaikan Hariyadi, Minggu (17/4/2022) menanggapi rencana pemerintah untuk mencapai target defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di bawah 3 persen. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Saeno
company-logo

Lanjutkan Membaca

Normalisasi Defisit APBN 2023, Saat Pengusaha Bersikap Realistis

Dengan paket langganan dibawah ini :

Tidak memerlukan komitmen. Batalkan kapan saja.

Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.

Copyright © Bisnis Indonesia Butuh Bantuan ?FAQ
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.