Free

OJK Optimistis Peluang Sektor Jasa Keuangan Masih Terbuka Luas

Salah satu kebijakan prioritas OJK adalah peningkatan daya saing sektor jasa keuangan dan pendalaman pasar keuangan dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Redaksi

25 Feb 2024 - 21.14
A-
A+
OJK Optimistis Peluang Sektor Jasa Keuangan Masih Terbuka Luas

Bisnis, JAKARTA — Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimistis peluang sektor jasa keuangan masih terbuka luas untuk meningkatkan perannya sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, mengatakan bahwa OJK menavigasi jasa keuangan agar tetap resilient sehingga mampu memberikan daya ungkit yang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi.

Mahendra mengatakan bahwa salah satu kebijakan prioritas OJK adalah peningkatan daya saing sektor jasa keuangan dan pendalaman pasar keuangan dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

OJK memiliki beberapa upaya atau inisiatif  guna mencapai tujuan pengembangan sektor jasa keuangan, juga perluasan dan kemudahan akses  keuangan bagi pemilik UMKM.

Pertama, pendalaman pasar keuangan yang berorientasi pada peningkatan likuiditas dan daya saing. Upaya ini dilakukan dengan pengaturan penyedia likuiditas (liquidity provider) di pasar modal guna meningkatkan likuiditas transaksi efek yang terukur serta teratur di Pasar Modal.

Kedua, menyiapkan fondasi infrastruktur pengaturan dan pengawasan instrumen keuangan derivatif dan aset keuangan digital, termasuk aset kripto.

Hal ini dilakukan dengan harapan inovasi keuangan digital dapat tetap tumbuh dan berkembang secara selaras dalam kerangka stabilitas sistem keuangan.

Ketiga, percepatan perluasan dan kemudahan akses keuangan bagi pelaku UMKM. Upaya inklusifitas lainnya adalah peningkatan akses pembiayaan ke sektor produktif, optimalisasi potensi ekonomi, dan akses keuangan desa serta meningkatkan inklusi secara masif di wilayah kota/kabupaten.

Keempat, penguatan peran lembaga jasa keuangan syariah dalam perekonomian, melalui struktur dan daya saing industri perbankan syariah.

Upaya penguatan struktur dan daya saing ini dilakukan melalui konsolidasi, persiapan implementasi spin-off unit usaha syariah (UUS), serta memperkuat karakteristik keuangan syariah dengan mendirikan Komite Pengembangan Keuangan Syariah.

Kelima, OJK juga melakukan inisiatif dari sisi keuangan berkelanjutan, di antaranya mendukung peningkatan peran sektor keuangan terhadap transisi energi dan pembiayaan berkelanjutan melalui implementasi Taksonomi untuk Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI).

Perluasan kegiatan bertujuan untuk mendorong industri perbankan agar lebih kompetitif dan berdaya saing dalam memberikan layanan kepada nasabah sejalan dengan semakin kompleks dan beragamnya perkembangan pada industri.

(Reporter: Muhammad Fauzan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Emanuel Berkah Caesario

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.