Oli Mesin Sepeda Motor Cepat Habis? Simak 4 Penyebabnya

Patut dicurigai jika oli mesin motor Anda cepat habis atau berkurang secara drastis. 

Rustam Agus

2 Des 2021 - 07.49
A-
A+
Oli Mesin Sepeda Motor Cepat Habis? Simak 4 Penyebabnya

Ilustrasi mesin sepeda motor/istimewa

Bisnis, JAKARTA – Bagi sepeda motor, kecukupan oli mesin memiliki peran sangat penting agar setiap komponen di dalam dapur pacu akan terlumasi dan terhindar dari kerusakan akibat gesekan. 

Kerusakan pada mesin sendiri bisa terjadi apabila kalian tidak memerhatikan volume oli mesin motor.

Seiring pemakaian, oli mesin juga dapat berkurang karena adanya penguapan. Namun, kecurigaan harus lebih besar jika oli mesin motor Anda ternyata cepat habis atau berkurang secara drastis. 

Pada kondisi demikian, kuat potensinya oli mesin motor Anda mengalami kebocoran.

Ilustrasi oli sepeda motor/Wahana Honda

Sementara untuk penyebabnya sendiri bisa terjadi karena beberapa hal. Berikut ini penjelasannya dari PT Astra Honda Motor (AHM)

1. Oli melebihi kapasitas

Selain selalu menggunakan pelumas sesuai kebutuhan mesin, kalian juga wajib mengetahui takaran pelumas yang ideal. Pastikan volume oli mesin tidak melebihi batas maksimal pada dipstick. 

Apabila melebihi kapasitas, maka oli akan luber ke filter udara. Selain itu, akan muncul asap putih yang menandakan bahwa oli tersebut terbakar. Kondisi ini dapat merusak seal engine. Karena terkena panas berlebih, seal akan getas dan membuat oli mesin bocor. 

"Jika sampai berlebih, seal engine akan rusak dan mengakibatkan kebocoran. Oli akan rembes dan berisiko menyebabkan keausan pada komponen mesin seperti ring piston. Selain itu, kebanyakan oli juga membuat kerja mesin menjadi lebih berat," kaya Endro Sutarno, Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM).

2. Ring piston rusak

Seperti disampaikan tadi, oli juga akan cepat habis jika ring piston rusak atau aus. Pasalnya, ring piston memiliki kerapatan yang berfungsi mencegah percampuran bahan bakar dan udara berlebih masuk ke ruang oli. 

Bila ring piston aus, maka ring piston akan menjadi kendur dan udara akan masuk ke ruang oli. Tidak sekadar menyebabkan munculnya asap putih dari knalpot, kompresi mesin pun bakal ikutan turun.

Kalau sudah begini, kalian bisa melakukan overhaul atau mengganti komponen ring piston baru.

3. Packing mesin sudah tua

Kebocoran oli juga bisa terjadi apa bila packing mesin sudah terlalu tua.

Mesin motor bermasalah bisa mogok di jalan/Bisnis

Jika merasa sepeda motor Anda sudah cukup berumur, tidak ada salahnya mengganti item bernama gasket ini dengan yang baru. Lebih baik mencegah daripada mengobati bukan?

4. Wajib ganti oli mesin secara berkala

Seperti disampaikan tadi, oli dapat menguap seiring pemakaian. Jika sudah berkurang, artinya fungsi oli mesin melumasi komponen mesin juga tidak lagi maksimal. Maka dari itu, kalian wajib melakukan pergantian oli mesin secara periodik, sesuai anjuran pabrikan.

Dengan mengganti oli mesin secara teratur, Anda juga menjaga setiap komponen mesin tetap prima. Oli juga memiliki fungsi membuat suhu mesin tetap ideal.

Bilamana merasakan panas mesin berlebih atau muncul suara berisik, jangan tunda untuk melakukan pengisian oli baru. (Rezha Hadyan)  

Editor: Rustam Agus

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.