OPINI : Bank Syariah dan Perubahan Iklim

Melihat kondisi lingkungan dan banyaknya kerusakan yang terjadi di dalamnya, lembaga keuangan sudah selayaknya mengambil peran dalam membantu pemulihan lingkungan demi kehidupan yang seimbang.

Arief Rosyid Hasan

20 Des 2022 - 08.23
A-
A+
OPINI : Bank Syariah dan Perubahan Iklim

Arief Rosyid Hasan, Komisaris BSI & Pengurus LPBI PBNU

Indonesia diguncang kabar gempa bumi di Cianjur dengan jumlah korban meninggal dunia mencapai 300 jiwa lebih, beruntun setelah itu terjadi di Sukabumi. Bencana alam lain seperti banjir terjadi di berbagai daerah misalnya Medan, Tangerang, Pare-Pare, Bandung, hingga Tapanuli Tengah. Tercatat sudah 3.318 bencana alam hingga awal Desember 2022.

Bencana alam tidak hanya terjadi di Indonesia, juga negara lain yang diakibatkan oleh perubahan iklim. Sehingga menjadi topik yang terus dibahas oleh pemimpin-pemimpin negara menandakan bahwa bumi sedang tidak baik-baik saja. Peran semua pihak sangat diperlukan demi memulihkan bumi dan menyelamatkan para penghuninya.

Indonesia sebagai pemegang tampuk kepemimpinan global Presidensi G20 menjadi tuan rumah dalam perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 15—16 November 2022 di Bali, Presiden Jokowi berhasil mendorong lahirnya dokumen Deklarasi Bali dan menegaskan komitmennya terhadap tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) 2030, melanjutkan Perjanjian Paris 2016.

Salah satu pembahasannya terkait strategi mempercepat penanganan perubahan iklim pada aspek keuangan. Beberapa poin utamanya yakni pengembangan rencana kerja keuangan dan peningkatan kredibilitas komitmen institusi keuangan, peningkatan instrumen keuangan berkelanjutan dengan fokus pada peningkatan kerterjangkauannya, dan mencari pengungkit kebijakan dalam mendorong pembiayaan atau investasi yang mendukung transisi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Emanuel Berkah Caesario
company-logo

Lanjutkan Membaca

OPINI : Bank Syariah dan Perubahan Iklim

Dengan paket langganan dibawah ini :

Tidak memerlukan komitmen. Batalkan kapan saja.

Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.

Copyright © Bisnis Indonesia Butuh Bantuan ?FAQ
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.