OPINI : Belajar dari Kasus KSP Indosurya

Kasus gagal bayar KSP-IC berpotensi menghancurkan citra koperasi di Indonesia karena kepercayaan masyarakat terhadap koperasi sebagai satu pilar perekonomian daerah dan nasional semakin hilang.

Etikah Karyani

11 Feb 2023 - 11.29
A-
A+
OPINI : Belajar dari Kasus KSP Indosurya

Etikah Karyani, Peneliti Core Indonesia & Dosen FEB Universitas Sebelas Maret

Kasus ini bermula sekitar Februari 2020 terkait laporan Hendra Kusuma Karnoto dan sejumlah korban lain yang berjumlah 165 orang kepada kepolisian.

Dalam laporan disebutkan bahwa mereka mengalami kerugian Rp800 juta akibat kelakuan Henry Surya dan kawan-kawannya. Henry dan June didakwa atas Pasal 46 ayat (1) UU No. 10/1998 tentang kejahatan perbankan yang diancam diancam dengan pidana penjara sekurang-kurangnya 5 tahun dan paling lama 15 tahun serta denda sekurang-kurangnya Rp10 miliar.

Berdasarkan laporan hasil analisis dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), kerugian yang dialami korban KSP-IC mencapai Rp106 triliun. Jaksa Agung juga menyatakan bahwa kerugian yang dialami korban KSP-IC ini merupakan suatu kerugian terbesar sepanjang sejarah kasus penipuan di Indonesia dengan korban 23.000 orang.

Namun, pada akhirnya pengadilan telah memutuskan bahwa Henry Surya dan June Indria divonis bebas. Kerugian yang dialami masyarakat akibat KSP-IC ini telah merugikan banyak masyarakat dan memberikan preseden atau persepsi buruk bagi perkoperasian di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Emanuel Berkah Caesario
company-logo

Lanjutkan Membaca

OPINI : Belajar dari Kasus KSP Indosurya

Dengan paket langganan dibawah ini :

Tidak memerlukan komitmen. Batalkan kapan saja.

Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.

Copyright © Bisnis Indonesia Butuh Bantuan ?FAQ
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.