OPINI  : O2O dan Masa Depan UMKM

Awalnya, disrupsi digital menghantam ritel tradisional tetapi kemunculan layanan online to offline (O2O) dapat menjadi jalan tengah.

Rustam Agus

24 Nov 2021 - 07.29
A-
A+
OPINI  : O2O dan Masa Depan UMKM

IIustrasi digital marketing/istimewa

Transformasi digital meruntuhkan barrier to entry bagi konsumen dan produsen.

Konsumen di manapun dapat bertemu dengan produsen (penjual) yang berlokasi di manapun.  Hal tersebut yang membuat e-commerce berkembang pesat.

Total penjualan melalui e-commerce secara global meningkat dari US$3 triliun menjadi melebihi US$4 triliun dalam waktu dua tahun (emarketer, 2021).

Untuk konteks Indonesia, rata-rata konsumsi per bulan dari konsumen di platform Tokopedia meningkat 71% dibandingkan dengan masa sebelum pandemi (LPEM UI, 2021).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Rustam Agus
Anda belum memiliki akses untuk melihat konten

Untuk melanjutkannya, silahkan login terlebih dahulu

BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.