OPINI : Perbankan & Dinamika Pembiayaan UMKM

Pada masa pagebluk Covid-19, bank kecil tengah kesulitan memenuhi beban pencadangan guna mengantisipasi risiko kredit macet.

Redaksi

4 Jan 2022 - 08.30
A-
A+
OPINI : Perbankan & Dinamika Pembiayaan UMKM

IIustrasi kredit UKM / istimewa

Perbankan harus segera memacu diri. Mulai tahun ini Bank Indonesia (BI) mewajibkan rasio pembiayaan untuk UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) minimum 20% untuk kemudian naik bertahap menuju 30% pada 2024. 

Bagi bank-bank besar, terutama bank pelat merah, pemenuhan regulasi itu niscaya tidak akan menimbulkan persoalan serius.

Namun bagi bank berkualifikasi menengah-kecil, kewajiban memenuhi nisbah 20% pembiayaan UMKM dari total penyaluran kredit bukan perkara mudah. 

Posisi kredit UMKM mereka pada saat ini baru mencapai 18% secara industri. Itupun ditempuh dengan susah payah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Rustam Agus
Anda belum memiliki akses untuk melihat konten

Untuk melanjutkannya, silahkan login terlebih dahulu

BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.