OPINI : Perempuan, Pengembangan Usaha, & Inklusi Keuangan

Menurut Menteri Koperasi dan UKM, ber­­da­sarkan data BPS 2021, sebanyak 64% dari total UMKM atau sekitar 37 juta dikelola oleh kaum pe­rempuan. Apabila hanya melihat data tersebut, Indonesia patut ber­bangga karena partisipasi pe­rempuan dalam kegiatan per­ekonomian sangat signifikan

Ririn Kadariyah

24 Des 2022 - 07.10
A-
A+
OPINI : Perempuan, Pengembangan Usaha, & Inklusi Keuangan

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo berbincang dengan para pelaku UMKM di Kabupaten Banyumas, saat meresmikan Hetero Space Banyumas, Jumat (16/12/2022). /Istimewa

Namun, bila melihat lebih detail per segmen UMKM, dominasi tersebut lebih banyak di segmen mikro. Makin tinggi pada segmen kecil dan menengah, komposisi jumlah perempuan pelaku usaha makin mengecil. Hal ini bisa diartikan bahwa pelaku usaha perempuan menghadapi tantangan untuk bisa mengembangkan usahanya dan naik ke segmen usaha yang lebih tinggi.

Mengapa sebagian besar pelaku usaha perempuan di Indonesia berada di level mikro? Kondisi tersebut tidak terlepas dari berbagai macam tantangan yang dihadapi oleh pelaku usaha perempuan di Indonesia.

Kementerian PPA menyatakan berdasarkan studi oleh Tambunan (2017) bahwa hambatan yang dihadapi perempuan pelaku UMKM yang terbesar adalah ketiadaan dukungan keluarga dan kesulitan memperoleh izin usaha. Selain itu terdapat pula hambatan di sisi rendahnya kompetensi dan pendidikan serta beban domestik dan benturan norma pada masyarakat. Hambatan-hambatan tersebut sudah pasti akan memunculkan tantangan psikologis bagi perempuan untuk bisa maju.

Selain itu berdasarkan data Women’s World Banking (WWB) yang disampaikan dalam event W20 di Bali terdapat beberapa kondisi yang menghambat partisipasi sosial dan ekonomi perempuan serta inklusi keuangan. Salah satu kondisi yang relevan di Indonesia adalah adanya afirmasi bahwa pria sebagai kepala rumah tangga. Afirmasi tersebut dapat mengurangi inisiatif perempuan dalam pengambilan keputusan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Asteria Desi Kartikasari
company-logo

Lanjutkan Membaca

OPINI : Perempuan, Pengembangan Usaha, & Inklusi Keuangan

Dengan paket langganan dibawah ini :

Tidak memerlukan komitmen. Batalkan kapan saja.

Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.

Copyright © Bisnis Indonesia Butuh Bantuan ?FAQ
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.