Optimisme Bank Mandiri KKB Tumbuh saat Dihantui Krisis Mikrocip

Bank Mandiri optimistis daya beli masyarakat akan menjaga pertumbuhan kredit kendaraan bermotor.

Jaffry Prabu Prakoso

11 Jan 2023 - 18.40
A-
A+
Optimisme Bank Mandiri KKB Tumbuh saat Dihantui Krisis Mikrocip

Pameran penjualan mobil di salah satu pusat belanja di Jakarta. /Bisnis

Bisnis, JAKARTA — PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. atau BMRI menargetkan kredit kendaraan bermotor (KKB) akan tetap tumbuh di tengah ancaman krisis mikrocip atau semikonduktor yang melanda sejumlah produsen kendaraan.

Corporate Secretary Bank Mandiri Rudi As Aturridha menjelaskan bahwa BMRI memproyeksikan pembiayaan sektor otomotif akan naik pada 2023 seiring dengan masih besarnya permintaan pasar.

"Pada tahun ini, kami melihat untuk market akan tetap tumbuh dibanding tahun 2022," jelas Rudi kepada Bisnis, Rabu (11/1/2023).


Suasana Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2022 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (31/3/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha


Hal tersebut bukan tanpa sebab. Rudi menjelaskan bahwa untuk mobil baru Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) memproyeksi penjualan dapat tembus 975.000 unit atau naik 8,3 persen dibanding target 2022. Sementara untuk motor baru, Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mematok tumbuh 3 persen menjadi 5,6 juta unit

Di samping itu, Rudi menambahkan bahwa optimisme penyaluran KKB akan positif sepanjang tahun 2023 juga didorong oleh tren konsumsi masyarakat pada segmen kendaraan bermotor. Hal itu menyusul ekspektasi pemulihan ekonomi domestik yang masih berlanjut dan meningkatnya belanja rumah tangga.

Baca juga: Singapura hingga Jepang Siap Akuisisi Leasing RI di 2023

"Dari sisi supply, dengan naiknya target penjualan otomotif dari Gaikindo dan AISI di tahun 2023 tersebut, kami asumsikan untuk supply chip semiconductor akan lebih baik di tahun 2023. Hal ini sudah mulai terlihat di mana penjualan nasional untuk mobil dan motor di bulan November merupakan yang tertinggi di tahun 2022," tambah Rudi.

Adapun, strategi yang disiapkan oleh Bank Mandiri untuk menggarap peluan pasar tersebut di antaranya dengan membangun kerja sama melalui dua perusahaan anak yakni Mandiri Tunas Finance dan Mandiri Utama Finance dalam mendistribusikan fasilitas KKB ke masyarakat.

Baca juga: Bisnis Kartu Kredit Kembali Berjaya, 2023 Bakal Cerah

Di samping itu, perseroan juga akan mengoptimalkan strategi pemasaran melalui penyelenggaraan agenda promosi yang melibatkan nasabah dan mitra bisnis serta mengeksekusi digitalisasi proses layanan untuk menciptakan kemudahan bagi masyarakat yang ingin mendapatkan pembiayaan.

Terbaru, BMRI memang tengah menawarkan promo kredit mobil pada 1 Januari hingga 30 Juni 2023.  Adapun promo yang akan diberikan adalah uang muka atau down payment (DP) ringan hingga suku bunga khusus untuk setiap pembelian kendaraan mobil baru kategori passenger car (mobil penumpang) dan commercial car (pick-up only).


Suasana Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2022 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (31/3/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha


Untuk diketahui, hingga akhir 2022 penyaluran kredit kendaraan bermotor (KKB) Bank Mandiri dilaporkan terus mengalami perbaikan. Tercatat, total penyaluran KKB tumbuh 15,2 persen (year-on-year/YoY) dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Hal tersebut sejalan dengan laporan Analisis Uang Beredar pada November 2022 yang mana nilai kredit kendaraan bermotor masih tumbuh 16,4 persen YoY mencapai Rp116,2 triliun per November 2022.

Pertumbuhan kredit kendaraan bermotor pada November 2022 tergolong paling pesat dibandingkan dengan jenis kredit konsumsi lainnya seperti kredit pemilikan rumah (KPR) yang tumbuh 7,7 persen YoY atau kredit multiguna yang tumbuh 9,1 persen YoY. (Alifian Asmaaysi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.