ORI024 Segera Meluncur, Segini Kuponnya

Kementerian Keuangan menetapkan Obligasi Negara Ritel seri ORI024 akan ditawarkan dengan kupon sebesar 6,10 persen dan 6,3 persen per tahun, serta terbit dalam tenor 3 tahun dan 6 tahun. Masa penawaran dibuka Senin (9/10/2023).

Dionisio Damara

8 Okt 2023 - 18.14
A-
A+
ORI024 Segera Meluncur, Segini Kuponnya

Ilustrasi obligasi. Sumber: Canva

Bisnis, JAKARTA — Investor ritel boleh bersiap untuk kembali berburu instrumen surat berharga negara (SBN) ritel, sebab pemerintah akan kembali memasarkan seri baru, kali ini Obligasi Ritel Indonesia seri ORI024. 

Pemerintah akan menerbitkan dua pilihan tenor untuk seri ini, yakni 3 tahun (ORI024T3) dan 6 tahun (ORI24T6). Untuk tenor 3 tahun, pemerintah akan memberikan kupon sebesar 6,10 persen per tahun, sedangkan untuk tenor 6 tahun sebesar 6,3 persen per tahun.

ORI024T3 atau tenor 3 tahun akan jatuh tempo pada 15 Oktober 2026, sedangkan ORI024T6 atau tenor 6 tahun bakal jatuh tempo pada 15 Oktober 2029.

Secara terperinci, masa penawaran ORI024 akan dimulai pada 9 Oktober–2 November 2023. Adapun tanggal penetapan berlangsung pada 6 November, settlement pada 8 November, dan pencatatan di bursa dijadwalkan pada 9 November mendatang.

Obligasi negara tersebut memiliki minimum pembelian sebesar Rp1 juta. Akan tetapi, untuk ORI024 dengan tenor 3 tahun memiliki maksimum pemesanan sebesar Rp5 miliar, sedangkan ORI024 dengan tenor 6 tahun maksimal Rp10 miliar.

Direktur Surat Utang Negara Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), Deni Ridwan, mengatakan bahwa penerbitan seri ORI024 dalam dua tenor diharapkan dapat memberikan alternatif instrumen investasi bagi masyarakat sesuai preferensi dan tujuan investasi.

Dia optimistis penerbitan seri terbaru produk obligasi pemerintah ini masih akan memperoleh respons positif dari investor dalam negeri. Sebagaimana diketahui, DJPPR sebelumnya mencatat kinerja baik dari hasil penjualan ORI023 yang tembus ke angka Rp28,9 triliun.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) diketahui menargetkan penerbitan 8 SBN ritel sepanjang 2023. Pemerintah kini rutin menerbitkan dua pilihan tenor pada masing-masing seri guna memberikan alternatif pilihan bagi investor ritel. Sejauh ini, realisasi penjualan SBN ritel tergolong baik.


Kendati demikian, Chief Economist Permata Bank, Josua Pardede, memperkirakan permintaan ORI024 akan lebih terbatas dibandingkan seri SBN Ritel sebelumnya. Hal ini tak terlepas dari sentimen global, seperti ketidakpastian penurunan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Fed.

“Permintaan akan ORI024 juga akan dipengaruhi oleh sentimen global karena sifatnya tradeable, sehingga terdapat eksposur sentimen pasar keuangan domestik. Dari kondisi ini, kami perkirakan permintaan akan cenderung lebih terbatas dibandingkan permintaan pada Juni 2023,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Emanuel Berkah Caesario

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.