Pajak Digital Makin Menanjak, Pemungut PPN PMSE Bertambah

Meski sempat diwarnai insiden pemblokiran terhadap PSE oleh Kementerian Kominfo, hingga 31 Agustus 2022 sudah terkumpul Rp8,2 triliun dari PPN PMSE.

Saeno
Sep 9, 2022 - 4:20 PM
A-
A+
Pajak Digital Makin Menanjak, Pemungut PPN PMSE Bertambah

Penerimaan PPN PMSE terus mencatatkan peningkatan, seiring bertambahnya perusahaan pemungut pajak. /Istimewa

Bisnis, JAKARTA - Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai atas perdagangan melalui sistem elektronik atau PSME terus memberi tambahan bagi pundi negara. Meski sempat diwarnai insiden pemblokiran terhadap PSE oleh Kementerian Kominfo, hingga 31 Agustus 2022 sudah terkumpul Rp8,2 triliun dari PPN PMSE.

Penerimaan PPN PMSE terus mencatatkan peningkatan, seiring bertambahnya perusahaan pemungut pajak. Sebelumnya, ada perusahaan PMSE sempat terkena blokir Kominfo, salah satunya platform game Steam.  

Penerimaan PPN PMSE periode Januari - Juli 2022 tercatat mencapai Rp3,02 triliun. Jumlah itu mendekati perolehan sepanjang 2021, yakni Rp3,9 triliun. 

"Jadi ini suatu kenaikan yang sangat tinggi, karena baru separuh [tahun berjalan] saja sudah mencapai di atas Rp3 triliun," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN Kita.  

Editor: Saeno
company-logo

Lanjutkan Membaca

Pajak Digital Makin Menanjak, Pemungut PPN PMSE Bertambah

Dengan paket langganan dibawah ini :

Tidak memerlukan komitmen. Batalkan kapan saja.

Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.

Copyright © Bisnis Indonesia Butuh Bantuan ?FAQ