Pariwisata RI Setelah Relaksasi Aturan Perjalanan

Selain pelonggaran penggunaan masker di area terbuka, pemerintah memberikan relaksasi syarat perjalanan bagi pelaku perjalanan dalam dan luar negeri. Sektor pariwisata salah satu yang diuntungkan dari beleid ini.

Rayful Mudassir
May 18, 2022 - 2:29 PM
A-
A+
Pariwisata RI Setelah Relaksasi Aturan Perjalanan

Bisnis, JAKARTA - “Pemerintah memutuskan untuk melonggarkan kebijakan pemakaian masker bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan atau area terbuka.”

Kalimat dari Presiden Joko Widodo pada Selasa (17/5/2022) sore menjadi angin segar bagi berbagai sektor industri. Tidak terkecuali pariwisata. 

Selang beberapa saat setelah pengumuman Kepala Negara, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno menunjukkan kegembiraannya. Dia menyampaikan rasa syukur atas kebijakan ini.

“Alhamdulilah. Puji syukur. Berkat kolaborasi kita semua, angka Covid-19 berhasil dikendalikan. Insya Allah, ekonomi semakin bangkit, lapangan kerja semakin terbuka luas,” tulisnya menanggapi keputusan tersebut. 


Pengunjung memadati kawasan Pantai Ancol di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Selasa (3/5/2022). Objek wisata tersebut kembali ramai dikunjungi wisatawan pada saat liburan Hari Raya Idul Fitri 1443 H setelah dua tahun sebelumnya sempat mengalami penurunan kunjungan wisatawan akibat pandemi COVID-19./Antara



Selain pelonggaran penggunaan masker di area terbuka, pemerintah memberikan relaksasi syarat perjalanan bagi pelaku perjalanan dalam dan luar negeri. 

Salah satu poin penting SE Satgas Covid-19 No 18-19/2022 adalah pembebasan syarat negatif Covid-19 bagi pelaku pelaku perjalanan yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua maupun ketiga. 

Praktis kebijakan ini memberikan kabar baik bagi industri pariwisata. Sebab, selama ini syarat perjalanan disinyalir menjadi salah satu penghambat bagi turis untuk berwisata. 

Sebelum aturan baru terbit, penerima dosis kedua masih diwajibkan untuk menunjukan bukti negatif Covid-19 lewat rapid test antigen. Sedangkan, penerima dosis pertama diharuskan menunjukan surat negatif Covid-19 melalui tes RT-PCR. 

Saat ini, penerima dosis pertama hanya perlu menunjukkan bukti negatif melalui rapid test antigen. Sementara penerima dosis kedua bebas melenggang tanpa harus memiliki  hasil tes Covid-19.

Ketua Umum Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Didien Junaedy menilai pelonggaran ini memberikan pengaruh besar. Didien melihat masyarakat akan lebih percaya diri untuk melakukan aktivitas di luar ruangan, salah satunya berwisata.


Data dan Grafik Badan Pusat Statistik



“Pengaruhnya besar, Alhamdulillah paling tidak kita bisa mengembangkan usahanya mulai lagi dari awal,” ujar Didien, Rabu (18/5/2022).

Meski semakin diberikan kemudahan dalam beraktivitas, para pelaku usaha di industri pariwisata diminta tetap menerapkan protokol kesehatan dalam rangka menjaga keamanan dari Covid-19.

Upaya ini tidak lain agar pemerintah terus melonggarkan mobilitas atau bahkan mengembalikan mobilitas seperti kondisi normal. Bila benar diterapkan, pariwisata dapat pulih sepenuhnya.

“Semakin banyak kemudahan yang diberikan, pelaku usahanya harus tetap mengimplementasikan protokol kesehatan, masyarakat juga tetap berhati-hati.”

Bukan tidak mungkin, kebijakan ini ikut berpengaruh pada aktivitas pelaku bisnis seperti online travel agents (OTA)Tiket.com misalnya. Salah satu aplikasi pemesanan tiket perjalanan maupun wisata itu meyakini adanya peningkatan gairah wisata tahun ini.

CEO Tiket.com George Hendrata melihat kebijakan terbaru pemerintah menciptakan optimisme dalam memulihkan sektor pariwisata. Melihat data tren kunjungan ke hotel, George menyebut okupansi pada sektor penginapan mulai penuh sejak Maret 2022.


“Saat Covid-19 kita terpuruk, semua travel turun banyak. Protokol ketat itu membuat orang enggan bepergian, kita sangat optimistis melihat data tren, sampai Maret [2022] itu hotel sudah penuh okupansinya, karena orang-orang banyak yang staycation, workation yang durasi menginapnya lebih panjang,” terangnya.

Menurutnya, relaksasi yang disampaikan pemerintah juga menjadi kabar baik bagi pekerja sektor pariwisata. Lapangan pekerjaan di lini ini dapat segera terbuka bila pengunjung wisata meningkat. 

Wakil Ketua Asita Budijanto Ardiansjah memiliki pandangan berbeda. Dia justru melihat kebijakan lepas masker tidak menjadi hal yang cukup berpengaruh terhadap pariwisata. Masker menjadi urusan personal yang mana masyarakat dapat memilih menggunakannya atau tidak.

“Ketentuan lepas masker nggak terlalu pengaruh, yang penting jangan ada pembatasan mendadak,” ungkap Budijanto, Rabu (18/5/2022). 

Kendati demikian, data Badan Pusat Statistik menunjukkan hal lain. Setidaknya kunjungan wisatawan mancanegara di pintu utama pada mencatat peningkatan yang cukup signifikan. 

Jumlah kunjungan wisman pada Maret 2022 menyentuh 40.790 kunjungan. Angka ini naik 120,98 persen dibandingkan dengan Februari yakni 18.460 kunjungan. Bila mengacu periode sama tahun lalu, maka peningkatannya mencapai 206,25 persen dibandingkan Maret 2021 yang hanya 13.320 kunjungan.

Kenaikan ini ditopang oleh wisman dari lima negara utama yakni China, Australia, Singapura, Amerika Serikat dan Rusia. 

Arus Penumpang

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memprediksi arus penumpang pesawat rute internasional meningkat pesat setelah Presiden Jokowi melonggarkan ketentuan wajib tes RT-PCR bagi pelaku perjalanan luar negeri.

"Secara internasional terutama tourism akan bagus," katanya di sela-sela Changi Aviation Summit 2022, Rabu (18/5/2022).

Budi Karya menjelaskan kebijakan relaksasi itu memberikan manfaat bagi konektivitas nasional dan internasional. Kebijakan yang diputuskan Kepala Negara menjadi titik kebangkitan dunia transportasi. Pada akhirnya memberikan kontribusi untuk kebangkitan ekonomi Indonesia.

Saat mengikuti agenda tersebut, Menhub mengaku mendapat pertanyaan soal kewajiban tes RT-PCR dari Malaysia dan Singapura.

“Saya langsung forward ke teman Malaysia dan Singapura. Mereka enjoy sekali bahwa apa yang saya katakan apa yang ditanyakan sudah direspons Presiden,” tegasnya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berwisata ke Bali Safari Park bersama keluarga di momen libur Lebaran 2022 pada Kamis, 5 Mei 2022 - Youtube Setpres


Dia memprediksi arus penumpang pesawat internasional tujuan Indonesia bakal bertambah. Untuk itu, dia meminta jajaran Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub bersiap menyambut kenaikan pelaku perjalanan luar negeri (PPLN).

“Jadi pak Novie [Plt Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub] siap-siap, ini akan terjadi pergerakan yang luar biasa,” kata Budi Karya.

Menhub menghitung keuntungan sangat besar dari bebas tes RT-PCR salah satunya ke destinasi Bali. Bila penerbangan Singapura - Bali sebanyak 10 penerbangan per hari, bakal ada 2.000 turis yang datang ke Pulau Dewata dengan asumsi satu penerbangan diisi 200 orang.

“Ini kemajuan berarti bagi konektivitas. Secara wisata ini bagus sekali,” kata Budi Karya. (Annasa Rizki Kamalina & Hendra Wibawa) 

Editor: Rayful Mudassir
company-logo

Lanjutkan Membaca

Pariwisata RI Setelah Relaksasi Aturan Perjalanan

Dengan paket langganan dibawah ini :

Tidak memerlukan komitmen. Batalkan kapan saja.

Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.

Copyright © Bisnis Indonesia Butuh Bantuan ?FAQ