Pasokan Senjata untuk Ukraina dari AS Picu Konflik Global

Pasokan senjata untuk Ukraina dari Amerika Serikat (AS) dan NATO menjadi makin kuat, menambah panas konflik global dan meningkatkan kemungkinan terjadinya ancaman serangan balasan.

Nindya Aldila

22 Jan 2023 - 20.03
A-
A+
Pasokan Senjata untuk Ukraina dari AS Picu Konflik Global

Petugas keamanan mendatangi lokasi jatuhnya helikopter di Brovary, dekat Kyiv, Ukraina pada 18 Januari 2023/Bloomberg/Getty Images-Sergei Supinsky

Bisnis, JAKARTA - Pasokan senjata untuk Ukraina dari Amerika Serikat (AS) dan NATO menjadi makin kuat, menambah panas konflik global dan meningkatkan kemungkinan terjadinya ancaman serangan balasan.  

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Duma Negara Bagian Vyacheslav Volodin memperingatkan pada Minggu (22/1/2023). “Pasokan senjata ofensif ke rezim Kyiv akan menyebabkan bencana global," katanya di saluran Telegram, seperti dilansir dari TASS, Minggu (22/1/2023).

Dia mengatakan pengiriman senjata ke Ukraina memicu provokasi pembalasan, dan penggunaan senjata yang lebih kuat di masa depan.

"Jika Washington dan negara-negara NATO mengirim senjata yang akan digunakan untuk menyerang kota-kota damai atau upaya menduduki tanah kami, ancaman yang telah mereka buat, ini akan memprovokasi pembalasan, langkah-langkah dengan penggunaan senjata yang lebih kuat," lanjutnya.

Prajurit Ukraina berdiri di lokasi setelah serangan rudal Rusia di pasar di desa Shevchenkove, wilayah Kharkiv, Ukraina, pada 9 Januari. Bloomberg/Sergey Bobok/AFP/Getty Images


Anggota parlemen senior Rusia mengecam argumen dari negara lainnya yang menyatakan bahwa kekuatan nuklir tidak pernah menggunakan senjata pemusnah massal dalam konflik lokal.

"Kekuatan itu tidak pernah menghadapi situasi di mana keamanan warganya atau integritas teritorialnya dipertaruhkan," tambahnya.

Pembicara Duma Negara meminta anggota Kongres AS, Bundestag Jerman, Majelis Nasional Prancis, dan anggota parlemen Eropa lainnya untuk menyadari tanggung jawab mereka terhadap umat manusia.

“Dengan keputusan mereka, Washington dan Brussel mendorong dunia ke perang yang membawa bencana ke operasi militer yang akan sangat berbeda dari apa yang telah mereka lihat sejauh ini, ketika hanya infrastruktur militer dan kritis yang digunakan oleh rezim Kyiv yang diserang," katanya.

Volodin menekankan bahwa dengan keunggulan teknologi senjata Rusia, Barat harus menyadari bahwa keputusannya dapat memicu bencana global.

"Mengingat keunggulan teknologi senjata Rusia, politisi Barat yang telah membuat keputusan seperti itu harus menyadari bahwa ini dapat menyebabkan bencana global yang akan berdampak ke negara mereka," lanjut Volodin menyimpulkan.

Sementara itu, Presiden Bulgaria, Rumen Radev mengatakan bahwa bantuan militer yang sedang berlangsung ke Ukraina dapat memicu konflik global.

Presiden Bulgaria Rumen Radev./Istimewa


Dia mengatakannya dalam sebuah wawancara dengan Radio Darik, dan pihaknya mendesak negara-negara untuk tidak mengirim senjata ke Kyiv, Ukraina.

"Memasok senjata [ke Kyiv] berarti kita memadamkan api dengan bensin, berarti mengakui bahwa akan ada lebih banyak korban lagi," katanya.

Pihaknya menekankan bahwa nilai tertinggi dari segalanya ialah perdamaian dan kehidupan manusia. "Nilai tertinggi adalah perdamaian dan kehidupan manusia," lanjutnya, seperti dilansir dari TASS, Minggu.

Lebih lanjut, Radev mengatakan bahwa bantuan militer ke Kyiv menyiratkan adanya kesepakatan bahwa konflik harus diperjuangkan sampai salah satu pihak benar-benar dikalahkan.

Menurutnya, secara bertahap hal itu akan menarik negara yang memasok senjata ke dalam konflik global, dan kemungkinan adanya penghancuran dengan penggunaan nuklir.

Radev menekankan bahwa negaranya seharusnya tidak mengirim senjata ke Ukraina yang dapat menyulut dalam konflik tersebut.

"Tugas saya sebagai presiden adalah berpikir dan menunjukkan solidaritas dengan mayoritas rakyat Bulgaria," katanya.

(Erta Darwati)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Nindya Aldila

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.