Pelabuhan Panjang Jadi Alternatif Arus Balik via Bakauheni

PT Pelni (Persero) menyiapkan dua kapal untuk membantu perjalanan pemudik dari Pelabuhan Panjang ke Pelabuhan Ciwandan, Banten.

Wike D. Herlinda

4 Mei 2022 - 14.00
A-
A+
Pelabuhan Panjang Jadi Alternatif Arus Balik via Bakauheni

Suasana di Pelabuhan Panjang. /Bisnis-Aprianus Doni Tolok

Bisnis, JAKARTA — Pelabuhan Panjang mulai dipersiapkan sebagai alternatif untuk mengakomodasi arus balik Lebaran 2022, seiring dengan proyeksi tingginya intensitas kendaraan di Pelabuhan Bakauheni pada pengujung cuti bersama Idulfitri. 

Dalam kaitan itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan intensitas kendaraan di Pelabuhan Bakauheni selama arus mudik mencapai 190.545 kendaraan pada 2019, atau saat terakhir kali pemerintah mengizinkan mudik Lebaran sebelum pandemi Covid-19.

Tahun ini, angka tersebut melonjak 10 persen menjadi 209.460 kendaraan.

Lonjakan terbesar terjadi pada kendaraan roda empat yang volumenya naik hingga 27 persen yakni sebanyak 112.139 unit mobil pada 2022 dibandingkan dengan pada 2019 yang sebanyak 88.626 unit mobil. Sementara itu, kenaikan penumpang tercatat sebesar 2,5 persen.

"Kita berharap Pelabuhan Panjang mampu mengantisipasi lonjakan penumpang di Pelabuhan Bakauheni pada arus balik lebaran ini," Erick saat meninjau persiapan arus balik di Pelabuhan Panjang di Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, Rabu (4/5/2022).

Erick menyampaikan PT Pelni (Persero) menyiapkan dua kapal untuk membantu perjalanan pemudik dari Pelabuhan Panjang ke Pelabuhan Ciwandan, Banten. 

Erick berharap kehadiran Pelabuhan Panjang dapat menjadi solusi dalam mengurai antrean di Pelabuhan Bakauheni dan memastikan layanan angkutan lebaran pada arus balik tetap berjalan lancar, aman, nyaman dan selamat.

"Tentu dengan penugasan kepada kami, Kementerian BUMN terus memaksimalkan apakah Pelindo sebagai pelabuhan, Pelni di perkapalan dan ASDP di penyeberangan, insyaallah dengan niat naik kita bisa selesaikan masalah-masalah di lapangan," ujarnya.

Menurut Erick, persiapan maksimal harus dilakukan mengingat arus balik memiliki tantangan yang berbeda ketimbang saat arus mudik. Hal ini tak lepas dari akan berakhirnya masa cuti bersama Lebaran 2022 pada Jumat (6/5/2022).

Erick mengatakan sinergitas antara BUMN dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan berbagai pihak menjadi salah satu faktor utama keberhasilan arus mudik dan balik lebaran kali ini.

"Melayani masyarakat adalah hal yang terus kita jaga. Kerja sama dari TNI, Polri, pemerintah pusat, daerah juga terus bersinergi dan kolaborasi," ujarnya.

Berkat sinergi tersebut, ucap Erick, prosesi arus mudik tahun ini dapat berjalan lancar. Erick menyampaikan, kedatangannya ke Pelabuhan Panjang merupakan wujud komitmen pemerintah dalam menjaga prosesi arus balik tetap lancar seperti saat arus mudik.

"Sejak awal, saya meminta BUMN mendukung Kemenhub dalam mewujudkan arus mudik dan balik yang aman dan sehat. BUMN dan Kemenhub terus berkoordinasi secara intensif dalam mengantisipasi sejumlah dinamika yang terjadi di lapangan," ucap Erick. (Indra Gunawan)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Wike Dita Herlinda
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.