Free

Pembuktian Manchester United dan Masa Depan Eric Ten Hag

Di tengah euforia MU pada akhir pertandingan, nyanyian John Denver terdengar dari pengeras suara Stadion Wembley. Dendangan lagu lawas itu seolah menegaskan Manchester United kini berada di tempat seharusnya. Merengkuh kembali gelar juara. “Country road take me home, to the place i belong".

Rayful Mudassir

26 Mei 2024 - 13.47
A-
A+
Pembuktian Manchester United dan Masa Depan Eric Ten Hag

Pemain Manchester United merayakan kemenangan atas Manchester City dengan skor 2-1 pada laga Final Piala FA, Sabtu (25/5/2024)./Reuters

“Ini bukan tentang saya. Ini tentang klub, terutama mengenai tim ini,” kata Pelatih Manchester United, Eric Ten Hag usai menang meyakinkan atas Manchester City dalam laga Final FA di Piala FA di Wembley Stadium, pada Sabtu (25/5/2024) sore waktu Inggris atau malam hari waktu Indonesia.


Di tengah performa buruk sepanjang tahun ini, MU mampu menghentikan langkah City yang bernafsu memenangi Liga Inggris dan Piala FA dua tahun berturut-turut. Skor akhir 2-1 untuk kemenangan MU, sekaligus menjadi pelepas dahaga bagi klub usai menghadapi badai cedera dan hasil buruk sepanjang tahun ini.


Bruno Fernandes dkk tentu masih ingat hasil pahit di Wembley saat harus bertekuk lutut atas City pada final yang sama 12 bulan lalu. Kala itu, tendangan penalti Bruno pada babak kedua tak mampu menyelamatkan klub dari kekalahan 1-2 dari Manchester Biru. Tahun ini, Manchester Merah sukses balas dendam. 


Hasil ini terasa spesial. MU berada pada periode buruk terutama di Liga Inggris musim 2023 - 2024. Dari 38 pertandingan, Manchester Merah hanya mampu memenangkan 20 pertandingan, 12 kali kekalahan dan 6 lainnya seri. 


Selama musim itu, United membobol gawang lawan 57 kali, lebih sedikit dibandingkan kebobolan yang dialami Onana mencapai 58 gol. Periode ini mengantarkan The Red Devils bertengger di papan 8 klasemen akhir dengan koleksi 60 poin. Berada di bawah beberapa lawan, City, Arsenal, Liverpool, Aston Villa, Tottenham, Chelsea dan Newcastle. Posisi ini juga menjadi yang terburuk dalam periode dua dekade terakhir.


Baca juga: 

PSSI dan Fase Pelik Sepak Bola Indonesia

PSSI dan Dinamika Identitas Bangsa dalam Sepak Bola

Bercanda Beli Manchester United, Ini Daftar Perusahaan Elon Musk


Dari berbagai tantangan, cedera pemain menjadi salah satu masalah utama selama musim ini. Sebut saja beberapa nama inti seperti Lisandro Martinez, Luke Shaw, Marcus Rashford, Tyler Malacia, Rasmus Hojlund, Mason Mount, Aaron Wan-Bissaka, Harry Maguire, Anthony Martial hingga Casemiro. Para pemain silih berganti harus berada di ruang perawatan untuk beberapa waktu. Kondisi ini tak pelak berpengaruh pada performa tim yang sering naik turun. 


“Anda bisa melihat bagaimana bila setiap pemain tersedia, kami bisa bermain dengan filosofi kami. [Saat ini] bahkan tidak semua dalam keadaan fit. Namun performa mereka sangat baik,” katanya usai menekuk City kepada BBC.


Selama dua tahun menangani United, Ten Hag berhasil membawa klub berusia 146 tahun ini mencapai tiga kali final. Dua di antaranya sukses membawa pulang piala domestik yakni Carabao Cup dan FA Cup. Keduanya diperoleh dalam dua musim berbeda.


Capaian ini setidaknya belum pernah terjadi setelah Sir Alex Ferguson meninggalkan MU pada 2013. Jose Mourinho -pelatih MU 2016 - 2018- bahkan tidak dapat menyumbang piala di dua musim berturut-turut meski membawa MU menjuarai Europa League, Piala Liga Inggris dan Community Shield pada musim 2016 - 2017. 


Kendati menambah koleksi Piala FA, Ten Hag tak memungkiri capaian di Liga sepanjang musim ini membuatnya bisa saja terdepak dari jabatan Manajer MU. Pun begitu, fokus utama pria asal Belanda ini masih tertuju pada Manchester United.


“Saya sedang dalam sebuah proyek [bersama MU]. Kami berada di tepat di tempat yang kami inginkan. Kami sedang membangun tim. Ketika saya mengambil alih, keadaannya berantakan. Namun tim ini berkembang dan menang. Ini tentang menenangkan trofi,” katanya dikutip dari The Guardian. 


Pep Guardiola, pelatih Manchester City dan sekaligus koleganya saat melatih Bayern Munich turut mendukung rekan lamanya itu. “Dia orang yang menyenangkan dan manajer yang luar biasa,” kata Pep seperti ditulis BBC. 




PERTANDINGAN KETAT


Di luar itu, Pep mengakui timnya kecolongan ketika takluk dari Manchester United pada laga Final. Menurutnya, dua gol Manchester United membuat The Cityzen tersengat dan lebih gencar melakukan serangan.

  

"Kami telah melalui musim yang fantastis. Kami kalah di pertandingan, selamat kepada United. Ini adalah pertandingan yang ketat dan kami setelah kebobolan gol dan babak kedua kami memiliki peluang," terang Guardiola seperti dikutip Antara.

  

"Itu mengubah kecepatan kami di depan dan secara keseluruhan kami memiliki sikap yang bagus berdasarkan final. Selamat kepada United," sambungnya.

  

Pada pertandingan ini, kekalahan Manchester City terjadi akibat dua gol Manchester United melalui Alejandro Garnacho dan Kobbie Maino dalam kurun waktu 10 menit, tepatnya menit 30 dan 39.

  

Sementara itu, Manchester City sempat memperkecil ketertinggalan pada menit 87 melalui tendangan Jeremy Doku yang tak dapat dibendung kiper Manchester United Andre Onana.

  

Keberhasilan menjuarai Piala FA juga membuat Manchester United mengamankan satu tiket berlaga di Liga Europa musim depan, meski mengakhiri Liga Inggris di posisi ke-8.

  

Secara statistik Manchester City sebenarnya mendominasi jalannya pertandingan dengan mencatatkan 69 persen penguasaan bola dan mampu melepaskan total 19 tendangan, namun Manchester United dapat bermain efektif.


Di tengah euforia MU pada akhir pertandingan, nyanyian John Denver terdengar dari pengeras suara Stadion Wembley. Dendangan lagu lawas itu seolah menegaskan Manchester United kini berada di tempat seharusnya. Merengkuh kembali gelar juara. “Country road take me home, to the place i belong. West Virginia, mountain mama. Take me home, country road.”

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Ibeth Nurbaiti

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.