Pemerintah Putuskan Impor Bahan Baku Gula Rafinasi 2023 Naik 10%

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyebutkan bahwa kuota impor bahan baku gula kristal rafinasi untuk 2023 meningkat 10 persen. Segini totalnya.

Jaffry Prabu Prakoso

24 Des 2022 - 16.54
A-
A+
Pemerintah Putuskan Impor Bahan Baku Gula Rafinasi 2023 Naik 10%

Alat khusus pengangkat mengatur tumpukan karung berisi gula rafinasi di salah satu pabrik di Makassar, Sulsel, beberapa waktu lalu./Bisnis-Paulus Tandi Bone

BOGOR – Pemerintah memutuskan akan menambah kuota impor gula mentah untuk gula kristal rafinasi sebesar 10 persen pada 2023. 

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyampaikan bahwa berdasarkan hasil rapat terbatas (ratas) terkait neraca komoditas, kuota impor bahan baku gula kristal rafinasi (GKR) untuk tahun depan diputuskan akan ditambah menjadi 3,6 juta ton. Angka tersebut naik 10 persen dibandingkan kuota tahun ini yang sebesar 3,27 juta ton. 

Dia menjelaskan bahwa secara total, pemerintah akan mengimpor 4.641.000 ton gula. Ini terdiri atas 991.000 ton gula kristal putih (GKP), GKR 3,6 juta ton, dan 50.000 ton gula kebutuhan khusus.


Mercedes-Benz Axor, truk otonom level 2, sedang membantu pemanen tebu di Brasil. /DAIMLER


“Sekarang sudah diputuskan. Kami sudah ratas untuk tahun depan akan mengimpor GKP 991.000 ton, hampir satu juta ton, 3,6 juta rafinasi, ada kebutuhan khusus kira-kira 50.000 ton, itu gula,” ujarnya usai meninjau harga pangan di Pasar Kebon Kembang, Bogor, Jawa Barat, Jumat (23/12/2022).

Sementara itu, menurut data Kementerian Perindustrian (Kemenperin), kebutuhan gula di dalam negeri pada 2022 mencapai sekitar 6,48 juta ton yang terdiri atas 3,21 juta ton GKP dan 3,27 juta ton gula kristal rafinasi.

Adapun, pada 2022 pemerintah menyepakati untuk melakukan impor gula mentah untuk bahan baku gula rafinasi dan konsumsi 2022 sebanyak 4,37 juta ton. Bila membandingkan dengan rencana impor 2023 secara total, artinya ada kenaikan sekitar 5,2 persen.

Baca juga: Penetapan Impor Gula Rafinasi Berpacu dengan Waktu

Benahi Jalur Distribusi 

Kebutuhan gula kristal rafinasi (GKR) di Jawa Tengah, khususnya di Kota Semarang, diproyeksikan bakal mengalami peningkatan di tahun 2023.

Ketua Koperasi Artha Niaga Sejahtera Ferry Purbowinarso mengungkapkan bahwa setiap bulannya kebutuhan GKR untuk IKM di Kota Semarang dan sekitarnya mencapai 1.000 ton. 

"Tren saat ini masih wajar. Ketika season-nya naik, kadang mereka tidak mendapat kuota. Bahkan ketika sepi, stok GKR tidak tereksekusi. Maka penjualannya memang harus diestimasi setahun," katanya, Rabu (7/12/2022).

Ferry sendiri memproyeksikan kebutuhan GKR di Jawa Tengah, khususnya Kota Semarang, pada 2023 mendatang bakal mengalami kenaikan hingga di angka 10 persen. 

Baca juga: Wanti-Wanti Izin Impor Gula Rafinasi Agar Tak Ganggu Industri

Sayangnya, Koperasi Artha Niaga Sejahtera sendiri masih memiliki sejumlah keterbatasan untuk memenuhi permintaan itu.

"GKR harus diantar langsung untuk memastikan barang tersebut tepat sasaran. Apalagi kalau anggotanya kecil, tetap harus kita antar sendiri. Kalau anggota kita sebagai koperasi, misalnya berlokasi di Semarang, kita bisa antar. Tetapi kalau anggotanya dari Yogyakarta, kapasitasnya juga kecil, kita tidak mampu," jelas Ferry.

Sebagai informasi, selama ini pasokan GKR untuk Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Jawa Tengah hanya dilayani oleh empat koperasi, salah satunya oleh Koperasi Artha Niaga Sejahtera yang berlokasi di Kota Semarang.


Koperasi Artha Niaga Sejahtera sendiri telah memiliki 50 anggota yang kebanyakan berasal dari sektor usaha makanan dan minuman. Ferry mengungkapkan bahwa regulasi pemerintah yang mengharuskan koperasi sebagai distributor GKR cukup memberatkan pelaku usaha.

"Saya harapkan proses pengajuan itu jangan berbelit. Karena dunia usaha itu berputar terus, kadang yang berhak mendapatkan malah susah," jelas Ferry dalam sebuah diskusi yang digelar Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI). (Annasa Rizki Kamalina dan M Faisal Nur Ikhsan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.