Peminat Motor Listrik Konversi Ramai, Urus STNK dan BPKB Mudah

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus memperkuat layanan uji kir di berbagai daerah, terutama demi mengantisipasi tren semakin masifnya konversi sepeda motor bermesin konvensional (ICE) menjadi kendaraan listrik.

Aziz Rahardyan

13 Des 2023 - 05.19
A-
A+
Peminat Motor Listrik Konversi Ramai, Urus STNK dan BPKB Mudah

Truk Unit Pelayanan Uji Keliling besutan Kementerian Perhubungan yang disebar ke beberapa daerah, saat ini sudah bisa digunakan untuk uji kir kendaraan listrik./Humas Kemenhub

Bisnis, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus memperkuat layanan uji kir di berbagai daerah, terutama demi mengantisipasi tren semakin masifnya konversi sepeda motor bermesin konvensional (ICE) menjadi kendaraan listrik.

Salah satunya di Jawa Timur (Jatim), Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jatim turut mengakomodasi kemudahan mengurus administrasi motor listrik konversi, agar pemilik kendaraan tak perlu jauh-jauh ke Balai Pengujian Laik Jalan & Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB).

Staf Seksi Sarana dan Angkutan Jalan BPTD Kelas II Jatim Agung Jaya menjelaskan bahwa upaya ini sejalan dengan tren pemohon motor listrik konversi di Jatim yang terbilang ramai dengan 1.409 permohonan per Agustus 2023.

"Jatim jumlah permohonannya nomor dua terbanyak setelah Jawa Barat [1.876 permohonan], bahkan di atas DKI Jakarta [1.149 permohonan]," ujarnya ketika Tim Jelajah Electric Vehicle (EV) 2023 Bisnis Indonesia mengunjungi kantor BPTD Kelas II Jatim Surabaya baru-baru ini, dikutip Selasa (12/12/2023).

Baca Juga : Jelajah EV 2023: Buah Tangan Wajib dari Pusat Oleh-Oleh Bu Rudy 

Truk Unit Pelayanan Uji Keliling besutan Kementerian Perhubungan yang disebar ke beberapa daerah, saat ini sudah bisa digunakan untuk uji kir kendaraan listrik./Humas Kemenhub

Saat ini, Jatim punya 3 bengkel motor listrik konversi tersertifikasi, yaitu PT Braja Elektrik Motor di Surabaya, PT Sarana Makmur Sejahtera di Mojokerto, dan bengkel SMKN 2 Jember. Ada pula satu lembaga pendidikan yang punya sertifikat melakukan konversi, yaitu Institut Sepuluh November.

Agung menjelaskan program mempermudah proses pengujian motor listrik konversi merupakan salah satu upaya terus menarik minat masyarakat untuk beralih ke transportasi hijau.

Terlebih, pemerintah pun masih memberikan subsidi bagi biaya bengkel dan pengurusan administrasi motor listrik konversi.

Baca Juga : Jelajah EV 2023: Andalnya Pertamina di Ekosistem Mobil Listrik

Sekadar informasi, masyarakat yang berminat melakukan konversi sepeda motor menjadi kendaraan listrik harus menggunakan bengkel konversi tersertifikasi, sehingga bisa mendapatkan Surat Pengantar Uji (SPU) dan berkesempatan mendapat subsidi tarif pengurusan administrasi dari pemerintah. 

Kemudian, apabila motor listrik konversi tersebut lolos seluruh pengujian, maka akan diterbitkan Sertifikat Uji Tipe (SUT) dan Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT). Ini nantinya berguna untuk memperbarui segala dokumen surat-surat kendaraan terkait kepolisian, yakni STNK dan BPKB.

"Wewenang pengujian memang terpusat di BPLJSKB yang berlokasi di Bekasi. Tapi untuk motor konversi dari Jatim, kami sudah bekerja sama dengan balai pengujian atau kir di Wiyung, Surabaya. Selain itu, kami juga salah satu BPTD yang dapat truk uji keliling dari pusat, jadi bisa keliling ke beberapa kota sesuai kesepakatan BPLJSKB," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Rinaldi Azka
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.