Pencabutan PPKM bagi UMKM Bisa Bawa Dampak Positif

Pencabutan PPKM akan mendukung geliat UMKM karena aktivitas masyarakat lebih terbuka dan UMKM dapat menjangkau konsumen lebih banyak.

Jaffry Prabu Prakoso

5 Jan 2023 - 17.18
A-
A+
Pencabutan PPKM bagi UMKM Bisa Bawa Dampak Positif

Warga tengah mengunjungi salah satu mal di Jakarta saat PPKM masih berlaku. /Bisnis-Eusibio Chrysnamurti

Bisnis, JAKARTA — Kamar Dagang dan Industri atau Kadin Indonesia menilai bahwa pencabutan pemberlakuan kegiatan masyarakat atau PPKM akan mendukung geliat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pasalnya, kinerja UMKM sangat bergantung kepada mobilitas masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Kadin Arsjad Rasjid sebagai respons atas kebijakan pencabutan PPKM oleh pemerintah. Penyebaran Covid-19 yang relatif terjaga membuat pemerintah tidak lagi menetapkan status PPKM dan aktivitas ekonomi dapat kembali berjalan normal.

Arsjad menilai bahwa UMKM akan menjadi sektor yang paling terpengaruh oleh pencabutan PPKM. Alasannya, aktivitas masyarakat yang lebih terbuka membuat UMKM dapat menjangkau konsumen lebih banyak, sehingga kinerjanya dapat meningkat.


Pengunjung memilih barang di salah satu outlet di pusat perbelanjaan atau mal di Jakarta, Rabu (9/11.2022). Bisnis/Himawan L Nugraha


"Dicabutnya PPKM juga merupakan sebuah gerbang menuju peluang bisnis yang luas bagi para pelaku usaha, asal masyarakat tetap waspada dan perlindungan masyarakat melalui vaksin booster harus tetap ditingkatkan untuk memperkuat kekebalan komunitas,"ujar Arsjad akhir pekan lalu.

Menurutnya, pencabutan PPKM dapat menjadi salah satu momentum penguatan ekonomi Indonesia. Meningkatnya kinerja UMKM sebagai penopang ekonomi nasional akan turut berengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja, sehingga kualitas ekonomi rumah tangga dapat meningkat.

Selain itu, Arsjad pun menilai bahwa pencabutan PPKM akan berpengaruh terhadap kinerja industri skala besar, mulai dari manufaktur, jasa, hingga perdagangan. Dia berharap bahwa hal tersebut akan meningkatkan ketahanan Indonesia dari gejolak ekonomi global.

Baca juga: Senangnya Pengusaha Hotel dan Mal usai Jokowi Cabut PPKM

"Dengan dicabutnya PPKM, maka mobilitas masyarakat akan terus meningkat sehingga berpotensi meningkatkan konsumsi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia," katanya.

Sektor Pariwisata Bakal Positif

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno meyakini bahwa sektor pariwisata bakal mencatatkan kinerja positif di 2023. Salah satu faktor pendorongnya ialah pencabutan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di seluruh wilayah Indonesia.

Sandiaga mengatakan bahwa kebangkitan pariwisata sudah terjadi sejak 2022. Hal ini terlihat dari lonjakan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) selama libur Natal 2022 dan tahun baru 2023 (nataru).

Baca juga: PPKM Dicabut, Mungkinkan Aktivitas Ekonomi Kembali Ngebut?

“Saya diminta melaporkan tentang pariwisata di liburan Nataru, di mana beberapa destinasi unggulan seperti Bali, kebangkitannya sangat terlihat dan target kunjungan wisman terlampaui di 2022," kata Sandiaga di Istana Negara, Jakarta, Senin (2/1/2023).

Sandiaga mengungkapkan bahwa kunjungan Wisman pada 2022 mencapai 5,2 juta atau melampaui target awal yang ditetapkan yaitu 3,6 juta wisman. "Jadi kenaikannya hampir 70 persen di atas target,” ujarnya.

Pengunjung di wisata Ancol, Jakarta, sudah tidak mengenakan masker, Kamis (19/5/2022) / Pernita Hestin Untari
 

Tidak hanya pariwisata, Sandiaga juga melihat bahwa sektor lain yaitu ekonomi kreatif turut mengalami peningkatan signifikan dari target pada 2022. Apalagi ekonomi kreatif disebutnya mampu mencatatkan nilai tambah mencapai hampir Rp300 triliun.

Selain itu, dia juga membawa kabar gembira terkait penambahan jumlah tenaga kerja pariwisata dan ekonomi kreatif yang awalnya ditargetkan 1,1 juta pada 2022, dapat menembus di atas 3 juta pekerja.

“Jadi, naik 3 kali lipat dari prediksi. Ini yang mendorong bangkitnya kesejahteraan masyarakat dan juga dirasakannya peningkatan mata pencaharian,” jelasnya. (Wibi Pangestu Pratama dan Akbar Evandio)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.