Pendampingan & Pembinaan Bahana Artha Ventura untuk UMKM Binaan

Jumlah penyaluran program PUMK BUMN telah menyasar kepada 6.790 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah binaan yang menyerap sekitar 20.370 tenaga kerja.

Jaffry Prabu Prakoso

20 Des 2023 - 16.07
A-
A+
Pendampingan & Pembinaan Bahana Artha Ventura untuk UMKM Binaan

Para UMKM binaan yang lolos program kurasi dan inkubasi PT Bahana Artha Ventura dalam memilih UMKM binaan unggulan sejak Januari sampai Juli 2023. BAV menjaring 25 UMKM binaan unggulan dari 148 UMKM binaan yang mendaftarkan diri. Bisnis/Jaffry Prabu Prakoso

Bisnis, MALANG – PT Bahana Artha Ventura (BAV), salah satu anggota holding Indonesia Financial Group (IFG), melakukan pendampingan dan pembinaan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan. Total dana yang telah dikucurkan mencapai Rp778 miliar.


Dana tersebut berasal dari program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil Badan Usaha Milik Negara (PUMK BUMN) yang dikelola BAV sejak 2008 dari 22 perusahaan.


Penyaluran dilakukan melalui Perusahaan Modal Ventura Daerah (PMVD) yang merupakan afiliasi BAV dan telah tersebar di seluruh Indonesia. 


Direktur Utama PT BAV Agus Wicaksono mengatakan bahwa jumlah penyaluran program PUMK BUMN telah menyasar kepada 6.790 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan yang menyerap sekitar 20.370 tenaga kerja.


Baca juga: Strategi Mengatasi Biaya Logistik bagi UMKM


“Kerjasama ini merupakan bentuk kepercayaan dan dukungan dari perusahaan BUMN kepada BAV untuk bersama-sama mengembangkan UMKM di Indonesia yang terus ditingkatkan kualitas dan kapasitasnya ”, katanya pada pelatihan dan talkshow bertajuk UMKM Tangguh Ekonomi Tumbuh di Malang, Jawa Timur, Rabu (20/12/23).  


Kegiatan tersebut merupakan puncak acara dari program kurasi dan inkubasi yang telah dilakukan BAV dalam memilih UMKM binaan unggulan sejak Januari sampai Juli 2023.  BAV menjaring 25 UMKM binaan unggulan dari 148 UMKM binaan yang mendaftarkan diri.


Agus menjelaskan bahwa BAV tidak hanya bertugas sebagai penyalur dana PUMK BUMN. Perseroan juga bertanggung jawab dan berkomitmen untuk pembinaan serta pendampingan kepada UMKM binaan. 


Salah satunya adalah menghadapi tantangan di era digital yang penuh dinamika. Dengan begitu, mitra binaan dapat menjadi UMKM yang tangguh sehingga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional. 


Di saat yang sama, saat ini, tambah Agus, UMKM menghadapi berbagai tantangan dalam mengembangkan usaha. Salah satunya terkait akses permodalan. 


BAV memberikan solusi program permodalan dan pendampingan usaha sebagai faktor penting dalam peningkatan kualitas dan produktivitas UMKM. 


Baca juga: Ekspor Industri Kecil dan Menengah Tembus US$17,4 Miliar


“BAV sebagai pionir perusahaan modal ventura dalam pendampingan pelaku UMKM turut mendukung upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas dan pemberdayaan UMKM sebagai pilar utama ekonomi Indonesia,” jelasnya. 


Executive Advisor Direktur Utama IFG Denny Sulistyo Adji mengatakan bahwa instansinya secara konsisten dan berkelanjutan menyelenggarakan kegiatan serupa untuk meningkatkan kapasitas juga kualitas UMKM serta mitra binaan. 


Caranya adalah dengan mengadakan program-program pelatihan, sosialisasi, studi banding, ataupun membantu agar mereka agar bisa masuk ke pasar baik itu daring maupun luring. Lalu, menyiapkan para pelaku UMKM agar bisa mendapatkan akses perbankan.


“Nah, yang belum itu adalah e-commerce [daring]. Kami harapkan bisa masuk e-commerce, khususnya juga untuk yang dikelola Kementerian BUMN, yaitu Pasar Digital atau Padi,” katanya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Rayful Mudassir

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.