Pendongkrak Laju Kenaikan Harga Bitcoin April 2023

Aset kripto berkapitalisasi pasar jumbo, Bitcoin melaju hingga posisi melewati US$30.000 per koin setelah akhir-akhir ini menghadapi berbagai tekanan pasar.

Asteria Desi Kartikasari

11 Apr 2023 - 14.35
A-
A+
Pendongkrak Laju Kenaikan Harga Bitcoin April 2023

Warga beraktivitas di dekat logo mata uang kripto di Depok, Jawa Barat, Rabu (4/1/2023). Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis, JAKARTA— Aset kripto berkapitalisasi pasar jumbo, Bitcoin melaju hingga posisi melewati US$30.000 per koin setelah akhir-akhir ini menghadapi berbagai tekanan pasar. 

Berdasarkan data coinmarketcap, Bitcoin BTC bergerak di zona hijau dengan kenaikan 7,34 persen dalam satu pekan. Dengan posisi tersebut kapitalisasi pasar yang dicatat sekitar US$582 miliar. Mengikuti Bitcoin, Ethereum (ETH) juga ikut menguat 5,73 persen dalam satu pekan dan berada di level harga US$1.920

Coinmarketcap mencatat Bitcoin terakhir mencapai US$30.000 pada 10 Juni 2022 dan berada pada rentang US$20.000 selama sisa tahun dan minggu awal 2023. Bitcoin naik sekitar 80 persen year-to-date dari level US$16.600. 

Lantas apa saja yang mengatrol harga tersebut?. Menanggapi hal itu, analis atau Financial Expert Ajaib Panji Yudha mengatakan penguatan Bitcoin disebababkan oleh rilis data ekonomi AS. NFP AS mencatatkan bahwa terdapat 236.000 pekerjaan, lebih rendah dari prediksi pasar sebesar 240.000 pekerjaan, unemployment rate AS tercatat di level 3,5 persen, lebih rendah dari konsensus 3,6 persen, dan average hourly earnings AS periode Maret 2023 tercatat turun 4,2 persen dari periode sebelumnya 4,6 persen.

Baca Juga: Penyedia Jasa Semringah Investor Kripto Sampai 17 Juta

“Dalam satu pekan terakhir, pergerakan pasar aset kripto telah menarik perhatian pelaku pasar,” jelasnya dalam riset mingguan, Selasa (11/4/2023). 

Beberapa perusahaan berbasis kripto seperti Marathon Digital dan Microstrategy membukukan peningkatan produksi mining Bitcoin dan menambah akumulasi Bitcoin pada kuartal pertama 2023. Kedua situasi mengisyaratkan market aset kripto khususnya Bitcoin sedang dalam momentum positif.

Meski begitu, dalam seminggu ke depan, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan. Dalam hal ini adalah Data Indeks Harga Konsumen (IHK) Amerika Serikat yang akan dirilis pada hari Rabu (12/4/2023). Sebab, data tersebut akan menjadi indikator perhatian pelaku pasar untuk melihat potensi arah kebijakan The Federal Reserve atau The Fed dalam mempertimbangkan keniakan suku bunga pada FOMC pada 2-3 Mei 2023.

Baca Juga: Membaca Prospek Aset Kripto Jajaki Kuartal II/2023

Tak hanya itu, pasar aset kripto juga menantikan upgrade besar Ethereum berikutnya sejak event The Merge, yaitu Shanghai Upgrade yang dilakukan pada 13 april waktu Indonesia. Secara umum, Shanghai Upgrade akan membuka akses penarikan staking ETH. 

Fenomena tersebut berpotensi untuk memicu penurunan harga Ethereum dalam jangka pendek namun menjadikan jaringan Ethereum secara jangka panjang menjadi lebih efisien, peningkatan keamanan dan ramah lingkungan karena menghapus mekanisme dari Proof-of-Work (PoW) menjadi Proof-of-Stake (PoS). 

Selain unstaking, ETH saat ini menjadi aset kripto yang bersifat deflasi, jumlah pasokan ETH berkurang setelah The Merge tahun lalu dan sejak bertransisi ke PoS jaringan ETH menjadi lebih ramah lingkungan karena menghapus mekanisme mining (PoW) menjadi staking (PoS). (Artha Adventhy).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Asteria Desi Kartikasari

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.