Pendorong Laju Menanjak Penjualan Daihatsu

Secara volume dan kontribusi model penjualan Daihatsu pada Maret 2024 didominasi oleh tiga model, yakni Sigra, Gran Max PU, dan Terios.

Fatkhul Maskur

16 Apr 2024 - 16.38
A-
A+
Pendorong Laju Menanjak Penjualan Daihatsu

Daihatsu Terios. - Foto Bisnis.com

Bisnis, JAKARTA-Daihatsu berhasil memacu penjualan pada Maret 2024 dengan program Idul Fitri, meski gagal menghindari perlambatan performa pada kuartal pertama 2024.

Tri Mulyono, Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Tbk. Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) menyatakan penjualan ritelnya pada Maret 2024 mencapai 17.352 unit, atau naik 17,1% dibandingkan capaian pada bulan sebelumnya 14.819 unit.

"Kenaikan penjualan ritel Daihatsu ini didukung berkat animo pelanggan terhadap beragam program, seperti Daifit (Daihatsu Idul Fitri) yang masih berlangsung hingga 30 April 2024," katanya dalam keterangan pers, Jumat (5/4/2024).

Dengan program Daifit 2024, pembeli mobil Daihatsu mendapatkan peluang memenangkan undian berhadiah umroh untuk 9 orang pemenang, dan akan diundi pada Mei 2024. Program ini juga menawarkan diskon spesial, free administrasi kredit, dan paket kredit khusus.

Peningkatan penjualan pada Maret 2024 juga didorong dengan penawaran kemudahan trade-in, kemudahan pembelian mobil baru Daihatsu secara kredit dari perusahaan leasing sesuai dengan kebutuhan; serta didukung momentum menjelang mudik libur lebaran.

Secara volume dan kontribusi model penjualan Daihatsu pada Maret 2024 didominasi oleh tiga model, yakni Daihatsu Sigra sebanyak 5.804 unit (+22,2%), disusul Gran Max PU (Pick Up) sebanyak 3.995 unit (+21,2%); dan Terios dengan raihan 2.185 unit (+17,6%).

Adapun sepanjang kuartal pertama 2024, penjualan ritel Daihatsu tercatat 49.147 unit, turun 14,6% dibandingkan dengan capaian pada periode yang sama tahun lalu 57.567 unit.

Akibatnya, pangsa pasar Daihatsu terkikis dari 21,3% pada kuartal pertama 2023 menjadi hanya 21,2% pada periode yang sama tahun ini. Meski, pasar otomotif secara nasional juga mengalami perlambatan.

Baca juga:

Daftar 9 Mobil Terlaris Kuartal I 2024

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) melaporkan, produksi mobil pada kuartal pertama tahun ini lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama 2023. Demikian juga wholesales, dan penjualan ritelnya.

Produksi mobil pada Januari-Maret 2024 tercatat hanya 294.821 unit (-24,8%), sementara volume pengiriman ke jaringan dealer hanya 215.069 unit (-23,9%), adapun penjualan ritelnya sebanyak 230.776 unit (-15,0%).

Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto mengatakan beberapa faktor perekonomian secara makro mulai dari pertumbuhan ekonomi, melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, hingga suku bunga yang masih tinggi menjadi kendala penjualan otomotif domestik.

“Inilah faktor-faktor yang membuat konsumen wait and see dulu. Kami harapkan agar bulan-bulan mendatang dapat berubah dan penjualan otomotif dapat mulai meningkat,” katanya kepada Bisnis, pekan lalu.

Hal yang sama disampaikan Tri Mulyono. Ia berharap pasar otomotif 2024 ini dapat tetap bertumbuh.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Ibeth Nurbaiti

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.