Pengembang Rumah Subsidi Minta Tambah Kuota FLPP Demi Penuhi Permintaan MBR

Di tahun ini, porsi FLPP bagi KPR subsidi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) adalah sebesar Rp 13,7 triliun untuk membangun sebanyak 166.000 unit rumah subsidi. Padahal, realisasi FLPP tahun lalu mencapai 229.000 unit dengan nilai Rp26,3 triliun.

Yanita Petriella

27 Feb 2024 - 23.24
A-
A+
Pengembang Rumah Subsidi Minta Tambah Kuota FLPP Demi Penuhi Permintaan MBR

Anak-anak bermain sepak bola di salah satu perumahan bersubsidi di Bogor, Jawa Barat, Jumat (27_1_2023). Bisnis_Himawan L Nugraha.jpg

Bisnis, JAKARTA – Di sepanjang tahun ini alokasi bantuan rumah bersubsidi melalui fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) dari pemerintah hanya diberikan 166.000 unit atau turun 3,9%  dari realisasi 229.000 unit pada 2023. Berkurangnya alokasi hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) ini berlangsung di tengah tantangan besar kekurangan rumah atau backlog yang mencapai 12,7 juta unit. 

Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Daniel Djumali mengatakan jika kuota FLPP di tahun ini tidak bertambah, maka dipastikan setelah bulan Juli atau Agustus 2024, konsumen MBR dan milenial yang membutuhkan rumah subsidi tidak bisa merealisasikan memiliki hunian karena kehabisan kuota. 

Dia berharap pemerintah dapat menambah kuota FLPP untuk rumah subsidi bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sesegera mungkin. Terlebih, sektor properti khususnya rumah subsidi menyerap banyak tenaga kerja baik langsung maupun tidak langsung karena sektor properti mempunyai efek ganda terhadap lebih 170 sektor industri lainnya.

“Kuota FLPP di tahun lalu capai 220.000 unit dengan realisasi 229.000, tahun ini hanya 166.000 unit saja, ini mesti ditambah,” ujarnya kepada Bisnis, Selasa (27/2/2024).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Rayful Mudassir
Jelajahi peluang bisnis terpercaya dengan berlangganan
Temukan keleluasaan dan keuntungan maksimal dengan pilihan paket berlangganan eksklusif ini
BERLANGGANAN SEKARANG
Tidak Memerlukan Komitmen, Batalkan Kapan Saja
Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.