Pengguna QRIS Tembus 30 Juta per Februari 2023

Secara total, pengguna QRIS telah mencapai 30,87 juta dengan jumlah pedagang/merchant QRIS mencapai 24,9 juta.

Jaffry Prabu Prakoso

12 Apr 2023 - 11.58
A-
A+
Pengguna QRIS Tembus 30 Juta per Februari 2023

Warga melakukan pembayaran secara non tunai melalui QRIS Bank DKI di RSU Adyaksa, Jakarta Timur/Bank DKI

Bisnis, JAKARTA – Bank Indonesia (BI) mencatat merchant pengguna Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) telah mencapai 24,9 juta pengguna hingga Februari 2023.

Sejalan dengan itu, Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Fitria Ismi Triswati mengatakan bahwa secara total, pengguna QRIS telah mencapai 30,87 juta. 

“Sampai dengan Februari 2023, jumlah pedagang/merchant QRIS telah mencapai angka 24,9 juta dengan total jumlah pengguna QRIS sebanyak 30,87 juta,” katanya dalam Taklimat Media, Selasa (11/4/2024).



Lebih lanjut, nominal transaksi QRIS hingga Februari 2023 tercatat mencapai Rp12,28 triliun dengan volume transaksi sebesar 121,8 juta. 

Pada kesempatan yang sama, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono menyampaikan bahwa QRIS sebagai sebuah kanal pembayaran memiliki keunggulan cepat, mudah, murah, aman, dan andal  dalam memfasilitasi kebutuhan transaksi masyarakat di era digital, baik bagi masyarakat maupun pedagang/merchant

Penyelenggaraan QRIS pun kata dia termasuk aplikasi pembayaran yang digunakan untuk melakukan transaksi QRIS yang telah dilengkapi dengan fitur keamanan yang sesuai dengan best practices.

Baca juga: Mengenal “Microfinance,” Solusi Pembiayaan Bagi Masyarakat 

Terkait dengan kasus penipuan QRIS palsu yang ditempelkan di kotak amal Masjid, BI mengimbau kepada masyarakat, PJP, dan pedagang/merchant, untuk bersama-sama meningkatkan keamanan dalam bertransaksi menggunakan QRIS.

Dalam bertransaksi menggunakan QRIS, masyarakat diimbau untuk selalu memperhatikan informasi di dalam aplikasi pada saat memindai QRIS, antara lain memastikan nama pedagang/merchant yang tercantum di dalam aplikasi memang benar pedagang/merchant yang menerima pembayaran.

Masyarakat juga diimbau mengikuti petunjuk pembayaran yang diinformasikan oleh pedagang/merchant

Masyarakat juga diminta untuk tidak melakukan transaksi apabila menemukan kejanggalan atau informasi yang tidak sesuai dengan profil pedagang/merchant yang menerima pembayaran atau informasi transaksi yang tidak sesuai dengan tujuan pembayaran. 

Ramadan dan Idulfitri Dongkrak Transaksi 

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) memprediksi transaksi QRIS akan mengalami pertumbuhan dobel digit mencapai 23 persen dari rata-rata transaksi 3 bulan pertama pada tahun 2023.

Baca juga: Optimisme Dorong Belanja Rumah Tangga Masyarakat

SVP Transaction Banking Retail Sales Bank Mandiri Thomas Wahyudi menyebut, portofolio transaksi QRIS BMRI hingga Maret 2023 mencapai lebih dari Rp1 triliun. 

"Dalam momentum Ramadan dan Idulfitri tahun 2023 akan terasa berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya [masa pandemi], khususnya untuk transaksi digital dimana Ramadan dan Idulfitri kali ini minat masyarakat untuk berbelanja semakin meningkat," jelasnya kepada Bisnis, dikutip Rabu (5/4/2023).


Nasabah menunjukan aplikasi Livin’ by Mandiri di salah satu kantor cabang Bank Mandiri, Jakarta, Rabu (12/10/2022). Bisnis/Abdurachman


Di samping itu, Thomas menambahkan, transaksi pada merchant EDC offline pada momentum Ramadan dan Idulfitri kali ini juga diprediksi tetap tumbuh seiring dengan naiknya mobilitas dan perputaran ekonomi masyarakat.

"Bank Mandiri menerapkan strategi peningkatan transaksi EDC, e-Commerce, dan QRIS secara berdampingan sesuai dengan karakteristik metode pembayaran masing-masing," jelasnya. (Maria Elena/Alifian Asmaaysi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.