Penggunaan Usulan PMN untuk KAI dan Inka

Menteri BUMN Erick Thohir mengajukan PMN masing-masing Rp2 triliun untuk PT KAI dan PT Inka. Dana tersebut untuk 2 tahun ke depan.

Lorenzo Anugrah Mahardhika

20 Mar 2024 - 13.44
A-
A+
Penggunaan Usulan PMN untuk KAI dan Inka

Penumpang menunggu kedatangan KRL. Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis, JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, mengusulkan penyertaan modal negara (PMN) untuk PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT Industri Kereta Api (Persero) atau Inka pada 2024 dan 2025.

Erick mengatakan, PMN pada 2024 rencananya akan diberikan dari cadangan pembiayaan investasi. Secara terperinci, KAI memperoleh PMN Rp2 triliun untuk pengadaan kereta melalui retrofit dan pembelian kereta baru.

"Kemudian, Inka diusulkan PMN sebesar Rp2 triliun yang akan digunakan untuk peningkatan kapasitas dan kualitas produksi," kata Erick dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta pada Selasa (19/3/2024).

Baca juga: Tak Khawatir BBN Airlines Indonesia atas Berbagai Masalah Boeing

Dengan demikian, total usulan PMN untuk kedua BUMN tersebut pada tahun ini adalah sebesar Rp4 triliun.

Kemudian, untuk periode 2025 KAI diusulkan untuk mendapat PMN sebesar Rp1,8 triliun. Dana tersebut rencananya akan digunakan untuk penambahan rangkaian kereta (trainset) baru yang merupakan penugasan dari pemerintah.

Selain itu, dia juga mengusulkan suntikan dana untuk Inka yang akan digunakan untuk pembuatan rangkaian kereta rel listrik (KRL). Rangkaian-rangkaian tersebut nantinya akan digunakan untuk PT Kereta Commuter Indonesia atau KAI Commuter dalam KRL Commuterline Jabodetabek.

 Kegiatan pembuatan kereta Api di PT INKA (Persero) di Madiun, Jawa Timur. /Bisnis 

"Untuk Inka kami usulkan PMN pada 2025 sebesar Rp976 miliar buat pembuatan KRL," katanya.

Sehingga, usulan PMN yang dialirkan untuk KAI dan Inka pada 2025 adalah sekitar Rp2,77 triliun.

Baca juga: Menteri BUMN Usulkan PMN Buat KAI dan Inka 2024-2025, Segini Besarannya

Sementara itu, secara keseluruhan usulan PMN 2024 adalah sebesar Rp13,6 triliun. PT Hutama Karya akan mendapat Rp1,6 triliun untuk proyek Jalan Tol Palembang-Betung. Reasuransi Indonesia Utama mendapat Rp1 triliun untuk penguatan permodalan.

Kemudian, Pelni diusulkan mendapat PMN Rp3 triliun untuk pembelian 3 kapal perintis. Selanjutnya, ID Food diusulkan mendapat Rp2 triliun untuk peningkatan kapasitas dan produksi, dan Bahana PUI sebesar Rp3 triliun untuk penguatan permodalan penjaminan KUR.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.