Pengusaha Kembali Pede Jorjoran Belanja Iklan Ramadan

Belanja iklan pada Ramadan 2022 diyakini bakal menembus Rp290 triliun alias tumbuh 12 persen dibandingkan dengan momentum yang sama tahun lalu.

Wike D. Herlinda

31 Mar 2022 - 04.30
A-
A+
Pengusaha Kembali Pede Jorjoran Belanja Iklan Ramadan

Ilustrasi bulan puasa/Bisnis-Husin Parapat

Bisnis, JAKARTA — Konsumsi masyarakat yang mulai kembali trengginas pada kuartal I/2022 menjadi angin segar bagi industri periklanan di Tanah Air, memasuki Ramadan dan Lebaran pada kuartal II/2022. 

Pergeseran perilaku masyarakat pun digadang-gadang bakal berdampak positif terhadap peningkatan belanja iklan oleh pelaku usaha pada periode puncak (peak season) menjelang Ramadan. 

Direktur Eksekutif Nielsen Indonesia Hellen Katherina mengatakan perubahan perilaku yang dimaksud dalam hal ini adalah orang-orang akan lebih sering menonton televisi (TV) saat Ramadan. 

Selain itu, perubahan perilaku lainnya adalah semakin meningkatnya pengguna internet sehingga berpengaruh terhadap belanja iklan.

Editor: Wike Dita Herlinda
company-logo

Lanjutkan Membaca

Pengusaha Kembali Pede Jorjoran Belanja Iklan Ramadan

Dengan paket langganan dibawah ini :

Tidak memerlukan komitmen. Batalkan kapan saja.

Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.

Copyright © Bisnis Indonesia Butuh Bantuan ?FAQ
Kembali ke Atas
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.