Penjualan Phapros Tumbuh 11%, Lewati Rata-Rata Industri Farmasi

Phapros (PEHA) mengoleksi angka penjualan sebesar Rp1,17 triliun pada 2022, tumbuh 11 persen dibandingkan Rp1,05 triliun pada tahun sebelumnya.

Jaffry Prabu Prakoso

30 Mar 2023 - 14.27
A-
A+
Penjualan Phapros Tumbuh 11%, Lewati Rata-Rata Industri Farmasi

Produk unggulan Phapros, Antimo. /Phapros.

Bisnis, JAKARTA – PT Phapros Tbk (PEHA) membukukan pertumbuhan penjualan sebesar  Rp1,17 triliun pada 2022, melonjak 11 persen dibandingkan Rp1,05 triliun pada tahun sebelumnya.

Direktur Utama Phapros Hadi Kardoko menuturkan, moncernya kinerja perusahaan pada 2022 ditopang dengan efisiensi operasional, agresivitas penetrasi pasar melalui produk-produk unggulan, serta berbagai  kerjasama dengan mitra strategis.

Menurutnya, angka pertumbuhan ini mencapai double digit dan jauh melampaui rata rata pertumbuhan perusahaan di industri farmasi yang hanya tumbuh single digit di 2022. 

Gedung PT Phapros, Tbk. /UGM

“Tahun 2022 merupakan tahun pertumbuhan ekspansif bagi kami. Dari aspek perluasan pasar, inovasi produk, jumlah produksi dan lainnya, menghasilkan kinerja yang positif dibanding tahun sebelumnya,” kata Hadi dalam keterangannya pada Kamis (30/3/2023).

Hadi menyebutkan, dengan pertumbuhan kinerja yang baik pada tahun lalu, pihaknya optimistis dapat mencetak pertumbuhan kinerja yang lebih baik pada tahun ini.

“Kami optimis tahun 2023 ini PEHA bisa tumbuh lebih signifikan dari sisi keuangan maupun peluang pasar, sehingga mampu memberikan imbal balik yang lebih baik kepada pemegang saham atau investor, karyawan ataupun stakeholder lainnya,” tambahnya.

Baca juga: Di Balik Laba Bumi Resources (BUMI) yang Melesat 212% pada 2022

Diberitakan Bisnis sebelumnya, emiten berkode PEHA ini menargetkan pertumbuhan kinerja dua digit pada 2023. Pertumbuhan akan didorong oleh pengembangan dan inovasi produk-produk baru.

Dengan target tersebut, Hadi mengatakan PEHA berencana meluncurkan 10 sampai 12 produk baru yang diharapkan bisa mendorong kinerja perusahaan agar dapat tumbuh sesuai target.

Laba Tumbuh 143%

Di saat yang sama, PEHA membukukan pertumbuhan keuntungan sebesar Rp27,4 miliar pada 2022, melonjak 143 persen dibandingkan Rp11,3 miliar pada tahun sebelumnya.

Hadi menuturkan bahwa torehan laba tahun 2022 juga didukung oleh pengelolaan bisnis, operasional PEHA yang baik, termasuk di dalamnya juga digitalisasi yang masif.

Baca juga: Peluang Pertumbuhan Emiten Menara Grup Djarum (TOWR & SUPR)

“Kunci yang kami lakukan ada dua hal, yaitu efisiensi biaya di segala lini dan efektivitas operasional. Selebihnya ditopang dengan business excellence, organizational excellence, dan digitalisasi,” kata Hadi dalam keterangannya pada Kamis (30/3/2023).

Selain pertumbuhan kinerja dan laba tahun berjalan serta penjualan, Hadi menyebutkan, Phapros juga mencatatkan kas atau setara kas sebesar Rp147,7 miliar. Angka ini meningkat 57 persen pada akhir 2022, dibandingkan 2021 yang mencapai Rp94,4 miliar. (Widya Islamiati)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.