Penopang Laba Rp15,88 Triliun BRI (BBRI) pada Kuartal I/2024

BRI masih bisa tetap tumbuh di tengah kondisi perekonomian global yang diselimuti ketidakpastian.

Fahmi Ahmad Burhan

25 Apr 2024 - 18.32
A-
A+
Penopang Laba Rp15,88 Triliun BRI (BBRI) pada Kuartal I/2024

Menara Brilian BRI. /Dok. Perseroan.

Bisnis, JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) membukukan laba bersih konsolidasi yang diatribusikan kepada pemilik sebesar Rp15,88 triliun kuartal I/2024. 

Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto mengatakan bahwa perseroan masih bisa tetap tumbuh di tengah kondisi perekonomian global yang diselimuti ketidakpastianLaba BRI itu tumbuh tipis 2,47% secara tahunan (year-on-year/YoY) pada tiga bulan pertama 2024.

Faktor-faktor pendorong laba bank di antaranya kinerja kredit yang mampu tumbuh signifikan. Nilai penyaluran kredit di BRI mencapai Rp1.308,65 triliun atau tumbuh 10,89% YoY pada kuartal I/2024.

Baca juga: Jadwal dan Besaran Dividen United Tractors (UNTR)

"Semua segmen kredit tumbuh positif, baik mikro, consumer, segmen kecil dan menengah, serta korporasi juga tumbuh," ujar Catur dalam paparan kinerja BRI pada Kamis (25/4/2024).

Adapun, segmen kredit ke usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di BRI mendominasi penyaluran kredit secara keseluruhan dengan porsi 83,25%.

Raupan laba bank juga ditopang oleh pendapatan bunga bersih atau fee based income yang tumbuh 6,92% YoY. "Fee based income jadi faktor pendorong laba BRI. Fee based income ini tidak lepas dari kontribusi super app BRImo," kata Catur.

 Pegawai melayani nasabah di kantor cabang BRI, Jakarta. Bisnis/Himawan L Nugraha 

BRImo telah menggaet 33,5 juta pengguna hingga akhir kuartal I/2024. Angka tersebut tumbuh 30,3% YoY. Sementara, jumlah transaksi di BRImo telah mencapai 969 juta dengan nilai transaksi mencapai Rp1.251 triliun. 

Selain dari BRImo, fee based income berasal dari kinerja Agen BRILink yang mencatatkan 285 juta transaksi serta volume transaksi Rp370 triliun. Jumlah Agen BRILink telah mencapai 796.836 agen hingga akhir Maret 2024.

Baca juga: Bukukan Laba Rp15,88 Triliun pada Kuartal I/2024, BRI (BBRI) Beberkan Faktor Pendorongnya

Kinerja BRI juga ditopang oleh likuiditas yang memadai, di mana rasio pinjaman terhadap simpanan atau loan to deposit ratio (LDR) mencapai level 83,3% pada Maret 2024. Kemampuan likuiditas bank didukung oleh raupan dana pihak ketiga (DPK) yang mencapai Rp1,416,21 triliun pada kuartal I/2024, tumbuh 12,8% YoY. 

Raupan DPK bank didominasi oleh dana murah atau current account saving account (CASA) sebesar Rp873,29 triliun, naik 7,8% YoY.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.