Pentingnya Inovasi Tingkatkan Peran Maritim terhadap Pertumbuhan Ekonomi

Kontribusi sektor maritim terhadap PDB bisa ditingkatkan seiring pemanfaatan teknologi dan inovasi dalam pengembangan rantai pasok.

Redaksi

30 Apr 2024 - 19.50
A-
A+
Pentingnya Inovasi Tingkatkan Peran Maritim terhadap Pertumbuhan Ekonomi

Presiden Komisaris Bisnis Indonesia Group Hariyadi Sukamdani saat membuka Bisnis Indonesia Shipping & Logistics Forum 2024./dok. Youtube Bisnis

Bisnis, JAKARTA - Peran sektor maritim perlu ditingkatkan kontribusinya terhadap produk domestik bruto (PDB), melalui pengembangan dan pemanfaatan teknologi dan inovasi.

Presiden Komisaris Bisnis Indonesia Group Hariyadi Sukamdani menjelaskan Indonesia memiliki posisi strategis di jalur perdagangan maritim global dan negara maritim terbesar di dunia. Hal ini lanjutnya, perlu dimanfaatkan oleh pemerintah maupun para pelaku logistik dengan memanfaatkan posisi Indonesia tersebut.

"Indonesia mengoperasikan beberapa pelabuhan internasional utama, seperti Tanjung Priok, Belawan dan Tanjung Perak. Pelabuhan ini penting menjadi distribusi logistik dan hub aktivitas ekspor dan impor. Sejumlah komoditas seperti, kelapa sawit, batu bara, dan tekstil menjadi kunci utama," jelasnya dalam membuka Bisnis Indonesia Shipping & Logistic Forum 2024, Selasa (30/4/2024).

Berdasarkan data produk domestik bruto, sektor maritim berkontribusi berkisar 7% terhadap PDB. Industri maritim lanjutnya, mendukung perdagangan dan pertumbuhan ekonomi. 

"Angka 7% bisa ditingkatkan lagi, Indonesia perlu meningkatkan infrastruktur dan teknologi pelabuhan, modernisasi fasilitas, adopsi teknologi digital, adalah langkah-langkah kunci industri maritim bertahan dan berkembang di era global," tuturnya.

Demi meningkatkan peran tersebut, Indonesia perlu mengurai permasalahan utama terkait biaya logistik yang masih tinggi. Maka, penting menyelesaikan tantangan dan berstrategi mencapai target pertumbuhan tersebut.

Salah satu poin penting berikutnya, perlunya kolaborasi dan solusi inovatif dengan memanfaatkan kerja sama berbagai pemangku kepentingan sehingga dapat mempromosikan aktivitas maritim Indonesia.

"Mari gunakan momentum ini kembangkan strategi industri maritim dan logistik Indonesia ke tingkat lebih maju. Semoga diskusi saat ini bisa mengembangkan wawasan berharga dan langkah konkret masa depan lebih baik," tambahnya.

Baca Juga : Mengupas Tuntas Prospek Logistik dan Pelayaran di BISL Forum 2024  


BISF Forum 2024

Sektor logistik berperan penting dalam perekonomian nasional dan menjadi nadi yang menghubungkan berbagai pulau dan meningkatkan interaksi ekonomi baik di dalam negeri maupun di kancah internasional. Dalam industri ini, diperlukan integrasi pengiriman dan logistik di Indonesia yang dapat menciptakan nilai yang signifikan dan berkelanjutan bagi pelaku bisnis untuk tujuan menumbuhkan ekonomi nasional.

Seiring pentingnya mengembangkan sektor ini menjadi lebih efisien dan berdaya saing, Bisnis Indonesia Group kembali akan mengadakan "Bisnis Indonesia Shipping & Logistics Forum 2024" dengan menghadirkan para pelaku usaha dan stakeholder terkait di bidang pengiriman dan logistik dengan tema “Menavigasi Masa Depan Logistik dan Maritim dengan Inovasi dan Keberlanjutan”.

Kegiatan ini diharapkan mampu membangun kesepahaman antar stakeholder untuk membangun masa depan maritim dan logistik yang kuat dan membentuk komitmen berkelanjutan, yang akan terus berperan aktif dalam menghubungkan Indonesia sebagai negara kepulauan dengan fokus pada distribusi logistik dan energi yang merata.

Baca Juga : Memperkuat Daya Saing Logistik di Tengah Paradoks Masalah Menahun

Kemudian, industri logistik Indonesia perlu meningkatkan inovasi peran industri maritim dan logistik Indonesia di kancah global. Terakhir, Indonesia perlu memastikan bahwa setiap warga dapat merasakan manfaat dari konektivitas maritim yang kuat dan efisien di seluruh negeri.

Seiring dengan posisi sektor logistik yang sangat strategis, forum ini akan membahas dua hal utama. Pertama, membangun masa depan maritim Indonesia melalui inovasi, kolaborasi, dan investasi. Kedua, melihat peluang serta tantangan industri logistik dan pengembangan ekonomi biru pada jangka pendek.

Pembahasan sesi pertama bakal berkisar regulasi dan kebijakan pendukung di sektor logistik maritim, terutama untuk pengembangan inovasi dan investasinya di Indonesia, pengembangan teknologi hijau dan biru dalam armada pengiriman, serta mengulas kolaborasi publik-privat infrastruktur pelabuhan. 

Adapun, sesi kedua termasuk mengulas strategi pemerintah untuk mengatasi hambatan regulasi logistik maritim, peningkatan Ketahanan Rantai Pasok, serta adopsi dan integrasi teknologi baru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Rinaldi Azka
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.