Penyebab BPR BIM dan BPR KRI Bangkrut

BPR BIM memiliki 2.907 nasabah dan simpanan Rp13,64 miliar. Kemudian BPR KRI memiliki lebih dari 25.176 nasabah dengan total simpanan Rp285 miliar.

Arlina Laras

6 Nov 2023 - 14.41
A-
A+
Penyebab BPR BIM dan BPR KRI Bangkrut

Karyawati beraktivitas di kantor Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) di Jakarta. Bisnis/Arief Hermawan P

BisnisJAKARTA – Dua bank dikabarkan bangkrut tahun ini. keduanya adalah BPR BIM dan BPR KRI. Meski demikian, nasabah masih bisa sedikit bernapas lega.

Sebab, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) telah mengembalikan beberapa uang nasabah dua bank yang dikabarkan bangkrut tersebut.

Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan BPR BIM memiliki 2.907 nasabah dan simpanan Rp13,64 miliar. Dari jumlah tersebut, sebanyak Rp13,14 miliar simpanan telah dicairkan LPS. 

Baca juga: Membandingkan Rapor Kinerja Bank-bank Syariah per September 2023

Kemudian BPR KRI memiliki lebih dari 25.176 nasabah dengan total simpanan Rp285 miliar, di mana LPS telah mengganti Rp248 miliar simpanan kepada nasabah.

“LPS bergerak sangat cepat untuk mengembalikan dana nasabah. Jadi, kita perlu menjaga kredibilitas LPS maupun kredibiltas penjaminan perbakan. Supaya masyarakat tenang dan mereka yakin betul bahwa uang mereka dijamin oleh LPS,” katanya dalam Konferensi Pers KSSK, Jumat (3/11/2023).


Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan atau KSSK, Selasa (3/11/2023) di Gedung Bank Indonesia (BI). Dok Youtube Bank Indonesia.

Dari kedua bank yang bangkrut itu, LPS mulanya menjabut izin BPR BIM per tangal 3 Februari 2023. Alasannya, bank tersebut dirasa sudah tidak sehat.

Kemudian, LPS mencabut izin BPR KRI per tanggal 12 September 2023 lantaran mengalami fraud manajemen bank.

Lebih lanjut, Purbaya mengatakan saat ini  LPS memiliki aset Rp210 triliun dan dinilai cukup untuk menangani apabila ada bank yang bermasalah.

Baca juga: Tingkat Suku Bunga Penjaminan Terbaru usai BI Rate Naik

 “LPS cukup kaya. Sekarang aset Rp210 triliun cukuplah untuk menjaga stabilitas sistem untuk menalangi kalau ada bank yang dalam masalah,” ujarnya.

Sebagai informasi, per September 2023 dari sisi penjaminan simpanan, jumlah rekening nasabah Bank Umum yang dijamin seluruh simpanannya oleh LPS sebanyak 99,94 persen dari total rekening atau setara 534.774.042 rekening.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.