Perbedaan Aset dan Liabilitas dalam Keuangan: Definisi, Jenis, serta Manfaatnya

Aset merupakan segala sesuatu yang dimiliki perusahaan untuk memberikan manfaat ekonomi di masa depan. Sebaliknya, liabilitas adalah sesuatu yang wajib dibayar oleh perusahaan di masa depan.

Redaksi

12 Mar 2024 - 16.18
A-
A+
Perbedaan Aset dan Liabilitas dalam Keuangan: Definisi, Jenis, serta Manfaatnya

Ilustrasi aset dan liabilitas. Sumber: Canva

Bisnis, JAKARTA — Meningkatnya kesadaran serta literasi keuangan masyarakat, membuat istilah aset dan liabilitas tidak asing lagi. Keduanya merupakan dua komponen penting dalam bisnis yang saling terkait satu sama lain, meskipun memiliki makna yang cenderung bertolak belakang.

Melansir laman Wallstreetmojo, Selasa (12/3/2024), aset merujuk pada sebuah sumber daya yang dimiliki sebuah perusahaan atau individu yang memiliki nilai ekonomi dan akan memberikan keuntungan dalam jangka panjang.

Aset terbagi menjadi dua, yaitu aset lancar (yang dapat dicairkan dalam waktu lebih singkat) dan aset aset tidak lancar atau disebut juga fixed asset (tidak dapat segera dicairkan, tetapi memiliki keuntungan jangka panjang).

Adapun, liabilitas adalah kewajiban membayar yang disebabkan sebuah transaksi dan harus dibayarkan sesuai tenggat waktu yang disepakati.

Jenis liabilitas secara garis besar terbagi menjadi dua, liabilitas jangka panjang (long term liabilities), yakni kewajiban yang tenggat waktu atau jatuh temponya lama. Lalu, liabilitas jangka pendek (short term liabilities), liabilitas yang jatuh temponya lebih singkat.

Lantas, apa perbedaan lain dari aset dan liabilitas? Simak uraiannya lebih lanjut.

Perbedaan Aset dan Liabilitas

Sebelumnya telah dibahas mengenai definisi serta jenis-jenis aset dan liabilitas, berikut ini paparan rincian mengenai perbedaan dari keduanya.

-    Aset mengacu pada semua properti dan harta benda yang dimiliki yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan produktif. Sebaliknya, liabilitas merujuk pada utang yang dimiliki perusahaan kepada pihak lain yang harus dilunasi.

- Aset dimaksudkan untuk memberikan manfaat ekonomi di masa depan, sedangkan liabilitas dimaksudkan untuk dibayarkan di masa mendatang.

 - Aset lancar mengalami penyusutan tahunan, yaitu nilainya menurun seiring waktu, karena penggunaan yang terus menerus. Sebaliknya, liabilitas tidak terdepresiasi.

- Dalam hal sifat keseimbangan, setiap aset perusahaan memiliki saldo debit, sedangkan setiap liabilitas memiliki saldo kredit.

- Aset didebit ketika bertambah dan dikredit ketika berkurang. Sementara itu, liabilitas dikreditkan jika bertambah dan didebit jika berkurang.

- Aset diperoleh dari liabilitas ditambah dengan modal dari pemegang saham, sedangkan liabilitas diperoleh dari aset dikurangi modal pemegang saham.


(Reporter: Muhammad Fauzan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Emanuel Berkah Caesario

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.