Perbedaan Leasing dan Sewa Beli: Mana yang Cocok untuk Anda?

Meskipun keduanya melibatkan pembayaran berkala untuk penggunaan barang, ada perbedaan penting antara leasing dan sewa beli.

Emanuel Berkah Caesario

30 Sep 2023 - 16.28
A-
A+
Perbedaan Leasing dan Sewa Beli: Mana yang Cocok untuk Anda?

Ilustrasi dokumen leasing. Sumber: Canva

Bisnis, JAKARTA — Leasing dan sewa beli adalah dua opsi populer yang tersedia bagi individu dan bisnis yang ingin menggunakan barang tanpa harus membelinya secara langsung.

Meskipun keduanya melibatkan pembayaran berkala untuk penggunaan barang, ada perbedaan penting antara leasing dan sewa beli. Berikut ini adalah perbandingan antara keduanya:

 

1. Hak Kepemilikan

- Leasing: Saat Anda menyewa sesuatu, Anda tidak memiliki hak kepemilikan atas barang tersebut. Anda hanya membayar untuk penggunaan barang tersebut selama periode sewa. Setelah periode berakhir, Anda biasanya memiliki opsi untuk memperpanjang sewa, mengembalikan barang, atau membelinya dengan harga yang telah ditentukan sebelumnya.

- Sewa Beli: Dalam sewa beli, Anda membayar untuk penggunaan barang dengan tujuan untuk membelinya secara penuh di akhir periode sewa. Ini berarti Anda memiliki hak kepemilikan mutlak atas barang tersebut setelah Anda menyelesaikan semua pembayaran.

 

2. Kepemilikan Aktiva

- Leasing: Dalam leasing, penyedia leasing (biasanya perusahaan leasing) adalah yang memiliki aktiva tersebut. Anda hanya memiliki hak penggunaan atas aktiva tersebut selama periode sewa.

- Sewa Beli: Dalam sewa beli, Anda adalah yang memiliki aktiva tersebut setelah semua pembayaran selesai. Anda adalah pemilik sah dan bertanggung jawab sepenuhnya atas perawatan dan pemeliharaan barang.

 

3. Pembayaran

- Leasing: Pembayaran bulanan atau berkala yang Anda lakukan dalam leasing cenderung lebih rendah dibandingkan dengan pembayaran bulanan dalam sewa beli. Ini karena Anda hanya membayar untuk penggunaan barang, bukan untuk kepemilikan penuh.

- Sewa Beli: Pembayaran bulanan dalam sewa beli mencakup penggunaan dan pembayaran modal. Ini berarti pembayaran bulanan mungkin lebih tinggi, tetapi membantu Anda membangun ekuitas pada barang tersebut.

 

4. Pajak

- Leasing: Dalam leasing, Anda biasanya tidak bisa mengklaim manfaat pajak atas pembayaran bulanan karena Anda bukan pemilik sah dari barang tersebut.

- Sewa Beli: Dalam sewa beli, Anda sering memiliki kesempatan untuk mengklaim manfaat pajak karena Anda adalah pemilik sah dari barang tersebut. Ini dapat mengurangi beban pajak Anda.

 

5. Fleksibilitas

- Leasing: Leasing biasanya lebih fleksibel. Anda dapat memperbarui atau mengganti barang dengan lebih mudah saat kontrak berakhir. Namun, ini juga berarti Anda tidak membangun ekuitas.

- Sewa Beli: Sewa beli memberikan stabilitas jangka panjang. Setelah Anda melunasi semua pembayaran, Anda memiliki barang tersebut, dan Anda dapat menggunakannya atau menjualnya sesuai keinginan Anda.

 

6. Persyaratan Kredit

- Leasing: Biasanya, persyaratan kredit untuk leasing cenderung lebih rendah dibandingkan dengan sewa beli. Ini bisa menjadi pilihan yang lebih baik jika Anda memiliki kredit yang kurang baik.

- Sewa Beli: Sewa beli biasanya memerlukan persyaratan kredit yang lebih ketat karena itu adalah bentuk pembiayaan jangka panjang.

 

Pilihan antara leasing dan sewa beli tergantung pada situasi finansial, kebutuhan Anda, dan preferensi pribadi.

Leasing cocok untuk mereka yang ingin fleksibilitas dan tidak berkeinginan untuk memiliki barang tersebut dalam jangka panjang, sementara sewa beli adalah pilihan yang baik jika Anda ingin memiliki aktiva tersebut dan memanfaatkan manfaat pajak.

Selalu pertimbangkan dengan cermat dan diskusikan dengan penasihat keuangan sebelum membuat keputusan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Emanuel Berkah Caesario

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.