Free

Perjanjian Jual-Beli Saham Pertamina dan Shell Rampung Juni 2023

Konsorsium Pertamina perlu menyiapkan sedikitnya Rp21 triliun untuk mengakuisisi PI Shell sebesar 35 persen di Blok Abadi Masela.

Jaffry Prabu Prakoso

6 Jun 2023 - 14.19
A-
A+
Perjanjian Jual-Beli Saham Pertamina dan Shell Rampung Juni 2023

Ilustrasi platform migas lepas pantai. /Istimewa-SKK Migas

Bisnis, JAKARTA — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasfrif memastikan perjanjian jual beli saham atau sales and purchase agreement (SPA) hak pengelolaan Shell di Blok Masela kepada konsorsium PT Pertamina (Persero) akan disepakati akhir bulan ini. 

Arifin mengatakan bahwa kedua belah pihak yang berunding telah sampai pada titik temu ihwal rencana divestasi salah satu ladang gas terbesar di Indonesia tersebut. 

“Insyallah akhir bulan ini akan sudah kita selesaikan. Perjanjian jual alih sahamnya sudah ada titik temu,” kata Arifin saat rapat kerja (Raker) dengan Komisi VII, Senin (5/6/2023). 


Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif. Bisnis/Eusebio Chrysnamurti


Di sisi lain, Inpex Corporation, lewat anak usahanya Inpex Masela Ltd, telah resmi menyampaikan revisi rencana pengembangan lapangan untuk penambahan fasilitas penangkapan dan penyimpanan karbon (CCS) di proyek LNG Abadi Blok Masela kepada pemerintah awal April 2023. 

“Jadi nanti memang Pertamina dan konsorsiumnya yang akan take over,” kata dia. 

Seperti diketahui, Pertamina menggandeng Petroliam Nasional Berhad atau Petronas sebagai anggota konsorsium untuk divestasi Shell tersebut. 

Baca juga: Ancang-Ancang Kuat Indonesia Masuk Gelanggang Industri Baterai

Konsorsium Pertamina disebut perlu menyiapkan anggaran paling sedikit US$1,4 miliar atau setara dengan Rp21 triliun untuk mengakuisisi PI Shell sebesar 35 persen di Blok Abadi Masela.

Berdasarkan data SKK Migas, Shell telah mengucurkan US$875 juta untuk mengakuisisi PI 35 persen di Blok Abadi Masela dan mengucurkan investasi senilai US$700 juta sehingga total dana yang telah dikeluarkan Shell untuk pengembangan lapangan tersebut sudah mencapai US$1,4 miliar.  

Di samping itu, Pertamina juga masih harus menyiapkan anggaran senilai US$6,3 miliar untuk modal kerja di Masela dalam 5 tahun ke depan.  

Baca juga: Penyebab Ekspor Gas Disetop 2035 dalam Revisi Kebijakan Energi

Sebelumnya, Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto mengatakan bahwa harga transaksi saham 35 persen hak partisipasi itu belakangan sudah mendekati kata sepakat antara Shell dan konsorsium Pertamina-Petronas. Hanya, negosiasi masih berlanjut hingga saat ini.  

Gap [harga]-nya sudah semakin kecil,” kata Tjip, sapaan karibnya, saat ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (15/5/2023) malam. (Nyoman Ary Wahyudi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.