Perkembangan Terbaru Proyek Istana Presiden di IKN Nusantara

Proyek pembangunan Istana Presiden di Ibu Kota Nusantara (IKN) terus dikebut pembangunannya jelang upacara HUT Kemerdekaan RI 17 Agustus 2024.

Alifian Asmaaysi

3 Nov 2023 - 13.26
A-
A+
Perkembangan Terbaru Proyek Istana Presiden di IKN Nusantara

Presiden Joko Widodo meninjau progres pembangunan Istana Presiden di Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, pada Jumat, (22/9/2023). /Setpres.

Bisnis, JAKARTA – Proyek pembangunan Istana Presiden di Ibu Kota Nusantara (IKN) terus dikebut pembangunannya. Hal tersebut tidak lain demi mewujudkan mandat Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang berencana untuk menggelar upacara bendera pada 17 Agustus 2024.

Seiring dengan hal itu, Kepala Satuan Tugas (Satgas) Pelaksana Pembangunan Infrastruktur IKN, Danis H. Sumadilaga menuturkan hingga periode 19 Oktober 2023, progres pembangunan IKN mencapai 33 persen.

"Progres gedung istana negara jadi sudah sekitar 32,9 persen hampir 33 persen. Beda sama yang kantor presiden. Kalau yang burung garuda itu kantor presiden," kata Jokowi saat ditemui di Kantor Kementerian PUPR, dikutip Kamis (2/11/2023).

Danis menjelaskan, progres pembangunan Istana Presiden tersebut bahkan selesai lebih cepat 0,13 persen dari target yang telah direncanakan.

Baca juga: Ajakan Manis Jokowi di Depan Para Pengusaha Terlibat Bangun IKN

Sementara itu, progres kantor presiden saat ini telah mencapai 49,26 persen atau lebih cepat 5,66 persen dari target yang telah ditetapkan. Tak hanya itu, pembangunan gedung sekretariat presiden dan bangunan pendukung pada kawasan istana kepresidenan  di IKN saat ini telah mencapai 27,45 persen.

Adapun secara garis besar, penataan Sumbu Kebangsaan Tahap I (IKN) tercatat mencapai 79,76 persen. 

Sebagaimana diketahui, percepatan pembangunan infrastruktur dasar terus digalakkan seiring dengan masifnya geliat investasi di IKN. Bahkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimistis, IKN secara keseluruhan bakal rampung dalam kurun waktu 15 hingga 20 tahun mendatang.

Presiden Jokowi juga menyebut, komitmen investasi negara dan sejumlah private sector di IKN hingga akhir tahun 2023 nilainya mencapai Rp45 triliun.




Rinciannya, total investasi yang disuntik oleh PMDN pada groundbreaking September lalu totalnya mencapai Rp23 triliun, pada November 2023 sebesar Rp12 triliun dan pada Desember 2023 Rp10 triliun.

"Ini kalau swasta sudah masuk akan terus bergulir (pembangunannya). Terutama nanti setelah selesai yang namanya nanti Tol balikpapan-Nusantara. Kemudian setelah selesai airport Nusantara itu akan mempercepat proses investasi yang ada di ibu kota negara nusantara," tuturnya.

Sebelumnya, orang nomor 1 di Indonesia tersebut memastikan bahwa pemerintah akan memprioritaskan dan mendahulukan investor lokal dalam berinvestasi di IKN. 

Namun, Jokowi menambahkan, jika tidak ada minat dari investor lokal, maka pemerintah akan mencari investor dari luar negeri. Pasalnya, dia menyebut minat investor asing untuk berinvestasi di IKN juga tinggi. 

Baca juga: Perbandingan Harga Tanah di IKN Nusantara & Jakarta versi Jokowi

Presiden memerinci, sedikitnya ada 130 investor dari Singapura telah datang melihat langsung IKN beberapa bulan lalu. Selain itu ada juga investor dari Korea Selatan, Jepang, Malaysia, hingga Uni Emirat Arab yang telah menyatakan minat menanamkan modal untuk pembangunan ibu kota baru. 

"Ini memang kami ngerem, dari dalam negeri dulu yang menggerakkan. Nanti untuk zona-zona besar, misalnya financial center nanti mungkin dari luar. Zona kesehatan mungkin bisa masuk rumah sakit internasional bisa dengan UU Kesehatan yang sekarang bisa,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.