Persiapan 1,2 Juta Kursi dari Garuda (GIAA) untuk Mudik Lebaran

Grup maskapai Garuda Indonesia (GIAA) menyiapkan sedikitnya 1,2 juta kursi penerbangan pada periode arus mudik dan arus balik Lebaran Idulfitri 2023.

Jaffry Prabu Prakoso

3 Apr 2023 - 16.34
A-
A+
Persiapan 1,2 Juta Kursi dari Garuda (GIAA) untuk Mudik Lebaran

Bisnis, JAKARTA – Grup maskapai BUMN PT Garuda Indonesia Persero Tbk. (GIAA) menyiapkan sedikitnya 1,2 juta kursi penerbangan pada periode arus mudik dan arus balik Lebaran Idulfitri 2023. Jumlah kursi ini sudah termasuk slot yang disiapkan Citilink, entitas turunan GIAA.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan momen puncak mudik diproyeksikan berlangsung pada 15 April 2023 (H-7) sampai dengan 30 April 2023 (H+8), baik untuk rute domestik maupun internasional.

"Ketersediaan kursi penerbangan Garuda Indonesia Group di periode Lebaran tahun ini mencatatkan peningkatan signifikan hingga mencapai 45 persen dibandingkan dengan periode peak season di tahun 2022," ujarnya, Minggu (2/4/2023).

Irfan memerinci, komposisi ketersediaan kursi Garuda Group tersebut terdiri dari sedikitnya 518.856 kursi yang akan disediakan oleh Garuda Indonesia dengan mengoperasikan sejumlah pesawat wide-body di antaranya Airbus A330-900, Airbus A330-300, dan Boeing 777-300ER.

Sementara itu, sambugnya, Citilink akan mempersiapkan 722.080 kursi yang akan dilayani dengan pesawat Airbus A320-200.

"Adapun kapasitas penerbangan Garuda Indonesia akan dioptimalkan di sejumlah rute-rute yang memiliki high demand di antaranya Jakarta-Padang, Jakarta-Semarang, Jakarta-Solo, Jakarta-Yogyakarta, Jakarta-Denpasar," terangnya.

Irfan menambahkan, langkah tersebut turut diselaraskan dengan peningkatan frekuensi penerbangan internasional baik untuk tujuan Singapura, Amsterdam, Seoul, hingga Bangkok.

Baca juga: Jasa Marga (JSMR) Bersiap Menjemput Berkah Ramadan 2023

Pihaknya juga akan menyambut peak season Lebaran 2023 ini dengan secara berkala memonitor dan mengantisipasi adanya kebutuhan extra flight yang nantinya akan disiapkan menyesuaikan dengan pergerakan masyarakat jelang hari raya.

“Kami memproyeksikan pada arus mudik Lebaran tahun ini, terdapat pertumbuhan trafik penumpang di kisaran 15-20 persen dibandingkan periode awal tahun," imbuh dia.

Ajak Mudik Menggunakan Kereta Api

Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon mengajak kepada masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik lebaran tahun ini menggunakan jasa kereta api.

Baca juga: Bisnis Perhotelan Dulang Berkah Momentum Lebaran Usai Pandemi

Manager Humas Daop 3 Cirebon Ayep Hanapi mengatakan, keunggulan perjalanan menggunakan kereta membuat pemudik tidak perlu khawatir lantaran bulan lalu sudah dilakukan inspeksi oleh Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

Inspeksi tersebut meliputi, mengecek kesiapan dari berbagai aspek seperti sarana dan prasarana; fasilitas stasiun, kesiapan sumber daya manusia; serta aspek penunjang lainnya. Juga lokomotif, kereta, jalur, jembatan, serta persinyalan dipastikan dalam kondisi andal dan siap operasi.


Stasiun Pasar Senen, Jakarta menjelang mudik Lebaran 2022. /Bisnis-Szalma Fatimarahma.


“Di samping itu, KAI akan menyiagakan petugas pemeriksa jalur ekstra, petugas penjaga pintu perlintasan ekstra, serta petugas posko daerah rawan ekstra. KAI juga mempersiapkan strategi manajemen krisis bernama AMUS (Alat Material Untuk Siaga),” kata Ayep di Kota Cirebon, Minggu (2/4/2023).

Daop 3 Cirebon juga memastikan, perjalan mudik menggunakan kereta api tetap memperhatikan kesehatan, lantaran kebijakan protokol kesehatan untuk menjamin perjalanan mudik masyarakat tetap sehat, aman, dan nyaman, dengan mewajibkan pelanggan sudah divaksin dosis ketiga (booster) tetap dilakukan. (Rahmi Yati/Hakim Baihaqi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.