Pertamina International Shipping Angkat Direksi Baru

Eka Suhendra menggantikan posisi Wisnu Medan Santoso yang resmi menjadi SVP of Business Development PT Pertamina (Persero) per Januari lalu.

Media Digital

20 Feb 2024 - 18.08
A-
A+
Pertamina International Shipping Angkat Direksi Baru

Kapal Gas Attaka milik Pertamina International Shipping (PIS) saat melepas jangkar di luar dermaga Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jumat (28/10/2022). Bisnis-Alif N. Rizqi

Bisnis, JAKARTA - PT Pertamina (Persero) selaku pemegang saham mayoritas PT Pertamina International Shipping (PIS) menunjuk Eka Suhendra untuk menjadi Direktur Perencanaan Bisnis PIS. 

Eka Suhendra menggantikan posisi Wisnu Medan Santoso yang resmi menjadi SVP of Business Development PT Pertamina (Persero) per Januari lalu. Penunjukan Eka ini sekaligus melanjutkan rencana strategis PIS dalam percepatan pengembangan bisnis untuk menjadi perusahaan perkapalan dan logistik maritim yang diperhitungkan di kancah dunia. 

Eka berkarir di  selama 23 tahun di Pertamina dengan posisi terakhir sebagai VP Controller PT Pertamina Patra Niaga (PPN). “Saya berterima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh PIS, semoga kehadiran saya ini bisa memberikan warna baru dan kesuksesan bagi perusahaan ke depannya,” ujar Eka, dalam pelantikannya di PIS, Selasa (20/2/2024).

CEO Pertamina International Shipping Yoki Firnandi menekankan peran krusial posisi direktur perencanaan bisnis dalam memastikan apa yang diijalankan perusahaan telah sesuai dengan roadmap bisnis.

Baca Juga : Pertamina International Shipping Tambah Kapal Demi Genjot Pasar 

Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati (kanan) mengangkat Eka Suhendra (tengah) menjadi Direktur Perencanaan Bisnis PT Pertamina International Shipping (PIS), Senin (20/2/2024). Foto: PIS

“Posisi ini memastikan kecepatan pengembangan bisnis PIS tidak hanya di bisnis perkapalan tapi juga sektor logistik maritim lainnya seperti terminal energi, jasa lainnya yang dikelola oleh anak usaha PIS yakni Pertamina Trans Kontinental dan Pertamina Energy Terminal,” kata Yoki. 

PIS, kata Yoki, dalam beberapa tahun terakhir telah mencatat sejumlah prestasi berkat agresivitas ekspansi bisnis, sehingga bisa melampaui target yang ditetapkan. 

“PIS dalam setahun ini telah melaju 100 km/jam, sekarang harus lebih cepat lagi 200 km/jam. Artinya speed-nya harus dobel, terutama dalam hal agility, response, dan adaptability terhadap potensi perkembangan dunia bisnis,” ungkap Yoki.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Rinaldi Azka

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.