Pertamina Pacu Produksi Migas, Pengeboran Sumur Lebih Agresif

Pada 2022, Pertamina menargetkan bisa meningkatkan kegiatan pengeboran sumur pengembangan menjadi 800 unit sumur, jauh lebih banyak dibandingkan dengan rencana tahun ini sebanyak 370 unit sumur pengembangan.

Muhammad Ridwan

22 Des 2021 - 20.00
A-
A+
Pertamina Pacu Produksi Migas, Pengeboran Sumur Lebih Agresif

Petugas memeriksa pengoperasian Rig (alat pengebor) elektrik D-1500E di Daerah operasi pengeboran sumur JST-A2 Pertamina EP Asset 3, Desa kalentambo, Pusakanagara, Subang, Jawa Barat, Selasa (4/2/2020)./ ANTARA - M. Ibnu Chazar

Bisnis, JAKARTA – PT Pertamina (Persero) terus berupaya menggenjot produksi minyak dan gas bumi Nasional melalui kegiatan pengeboran sumur pengembangan.

Pada tahun depan, perusahaan migas pelat merah itu menargetkan bisa meningkatkan kegiatan pengeboran sumur pengembangan menjadi 800 unit sumur.

Sementara itu sampai akhir tahun ini, rencananya sebanyak 370 unit sumur pengembangan akan dibor oleh perseroan.

Corporate Secretary Subholding Upstream Pertamina Hulu Energi Arya Paramita mengatakan sampai dengan November pihaknya telah merampungkan 308 pengeboran sumur pengembangan dan 10 sumur eksplorasi.

"Sumur pengembangan sedang proses 37 sumur dan sumur eksplorasi sedang proses lima sumur," ujarnya kepada Bisnis, Rabu (22/12/2021).

Direktur Utama Subholding Upstream Pertamina Hulu Energi Budiman Parhusip sebelumnya mengatakan Pertamina akan lebih agresif pada tahun depan dan rencana investasi yang lebih besar pun tengah disiapkan untuk bisa mengebor sebanyak 800 sumur pengembangan.

"Terutama di-drive oleh Rokan. Kami akan program yang masif untuk bisa, bukan hanya mempertahankan produksi tetapi juga bisa menambah," katanya. 


Suasana pengeboran sumur di masa transisi alih kelola ke PT Pertamina Hulu Mahakam, di RIG Maera, South Tunu, Blok Mahakam, Kalimantan Timur, Senin (7/8/2017)./ANTARA-Indrianto Eko Suwarso


Sepanjang Januari—September 2021, kegiatan pengeboran pengembangan telah direalisasikan sebanyak 195 sumur. Selain itu, untuk pemboran sumur eksplorasi sudah selesai dilakukan sebanyak 8 sumur dan 3 sumur sedang dalam proses pemboran.

Sejalan dengan itu, upaya penambahan cadangan juga terus dilakukan. Sampai dengan kuartal III/2021 penambahan cadangan P1 sebesar 428 juta barel setara minyak (MMboe) atau 15% lebih tinggi dari target. Temuan sumber daya 2C, per September adalah sebesar 174 MMboe.

Dari sisi produksi, Subholding Upstream Pertamina mencatatkan produksi minyak dari seluruh regional mencapai 415 Mbopd, sedangkan produksi gas bumi telah mencapai 2.614 juta standar kaki kubik per hari (MMscfd).

"Saat ini kami kerja sama dengan SKK Migas, masih merampungkan rencana investasi pengeboran ke depan," ungkapnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Ibeth Nurbaiti

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.