Pilah-Pilah Bunga Deposito Bank Buat Tadah THR Lebaran

Deposito menjadi salah satu instrumen investasi yang rendah risiko. Berbagai bank menawarkan bunga yang tinggi untuk menarik nasabah menaruh dananya di sana.

Fahmi Ahmad Burhan

8 Apr 2024 - 19.18
A-
A+
Pilah-Pilah Bunga Deposito Bank Buat Tadah THR Lebaran

Ilustrasi investasi dengan instrumen deposito perbankan. Dok. Freepik

Bisnis, JAKARTA— Momen tak kalah penting saat Ramadan dan Lebaran adalah Tunjangan hari raya (THR). Jika ingin menabung, THR bisa disimpan, termasuk di deposito bank-bank jumbo seperti PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI).

Berdasarkan sikapiuangmu.ojk.go.id, deposito merupakan produk investasi dari perbankan dengan tingkat pengembalian atau bunga yang lebih tinggi ketimbang dengan tabungan.Meski menawarkan suku bunga tinggi, nasabah tidak bisa sesuka hati mengambil dana. Deposito hanya bisa dicairkan dalam jangka waktu tertentu dan ada pengenaan pinalti jika dicairkan sebelum jatuh tempo.

Deposito umumnya dipilih sebagai instrumen investasi bagi investor dengan risiko profil tidak tinggi.Bunga deposito saat ini masih dalam tren tinggi. Berdasarkan laporan Analisis Uang Beredar yang dirilis Bank Indonesia (BI), suku bunga simpanan berjangka atau deposito masih meningkat pada sejumlah tenor.

Baca Juga: Daftar Bank Digital dengan Bunga Deposito Tertinggi pada 2024

“Pada tenor 3 bulan, 6 bulan, dan 12 bulan, masing-masing sebesar 5,39%, 5,67%, dan 5,8% pada Februari 2024, setelah pada Januari 2024 masing-masing tercatat sebesar 5,38%, 5,62%, dan 5,76%,” tulis BI dalam laporannya dikutip Bisnis pada Senin (8/4/2024).

Adapun, pada tenor lainnya, bunga deposito terpantau menyusut. Suku bunga deposito tenor 1 bulan dan 24 bulan pada Februari 2024 tercatat menurun, masing-masing sebesar 4,6% dan 3,81%, setelah tercatat sebesar 4,66% dan 3,87% pada bulan sebelumnya.

Dinamika suku bunga deposito bank ini mengikuti arah perkembangan suku bunga acuan BI. Sementara, BI masih mempertahankan suku bunga acuannya di level 6% mengacu Rapat Dewan Gubernur Maret (RDG) BI 2024 pada 19 Maret 2024 dan 20 Maret 2024. 

Level suku bunga acuan itu bertahan sejak BI menaikan suku bunga terakhir pada Oktober 2023 sebesar 25 basis poin (bps). BI sendiri memproyeksikan akan adanya penurunan suku bunga acuan pada tahun ini.

“Kami melihat ruang terbuka penurunan BI rate di semester II/2024. Bisa maju, bisa mundur, faktor-faktor penentu salah satunya inflasi,” ujar Perry dalam konferensi pers RDG BI pada beberapa waktu lalu (20/3/2024).

Sejalan dengan proyeksi BI itu, sejumlah perbankan tahun ini memang telah berancang-ancang melakukan penyesuaian suku bunga depositonya. BCA misalnya menyiapkan strategi penyesuaian terhadap bunga simpanan.

Baca Juga: Jelang Lebaran Muncul 2 Bank Bangkrut, Bagaimana Pembayaran Klaim Nasabah?

“BCA sebagai lembaga perbankan nasional pada prinsipnya akan mencermati perkembangan suku bunga BI serta dinamika makroekonomi ke depan dalam menentukan kebijakan suku bunga,” kata Executive Vice President Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn.

Corporate Secretary Bank Mandiri Teuku Ali Usman mengatakan, dalam menjalankan penyesuaian suku bunga, termasuk simpanan, Bank Mandiri akan mempertimbangkan pada kondisi likuiditas. Bank Mandiri juga mempertimbangkan strategi pengembangan usaha dan kondisi eksternal.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) pun secara periodik melakukan review suku bunga secara berkala. “Khusus untuk suku bunga deposito, sepanjang 2023 BRI telah melakukan penyesuaian bervariasi antara 25-125 bps untuk deposito rupiah ataupun valas [valuta asing],” kata Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi kepada Bisnis.

Berikut kondisi bunga deposito bank-bank jumbo:

Karyawan menujukan uang Rupiah di kantor cabang Bank BCA di Jakarta, Selasa (5/1/2020). Bisnis/Himawan L Nugraha

1. BCA

Mengacu data dari laman resmi BCA, per 1 Maret 2024, kisaran bunga deposito rupiah BCA ada di level 2% hingga 3,15%. 

2. Bank Mandiri 

Melansir dari situs resminya, Bank Mandiri menerapkan suku bunga deposito rupiah yang tidak berubah sejak November 2022, di mana suku bunga terendah yakni 2,25% pada jangka waktu 1 bulan. Kemudian, suku bunga deposito rupiah tertinggi yakni 2,5% pada jangka waktu 12 bulan.

3. BNI

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) menerapkan suku bunga deposito rupiah terendah pada level 2,25% untuk jangka 3 bulan. BNI juga menerapkan suku bunga deposito rupiah di level 2,75% untuk jangka waktu 6 bulan. Lalu, suku bunga deposito tertinggi di level 3% untuk jangka waktu 12 bulan.

4. BRI

BRI menerapkan tingkat suku bunga deposito rupiah terendah di level 3% yakni pada jangka waktu 6 bulan mengacu laman resminya. Lalu, suku bunga deposito rupiah tertinggi di BRI sebesar 4% pada nominal simpanan di atas Rp100 juta dengan jangka waktu 3 bulan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Asteria Desi Kartikasari

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.